MATANEWSTV.com | Aceh Tenggara – Aksi cepat dan tanggap ditunjukkan Kapolsek Lawe Alas IPTU Yusnaidi bersama personelnya saat membantu memadamkan kebakaran hebat yang melanda lima unit rumah di Desa Batu Hamparan, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kebakaran yang sempat menghebohkan warga itu bermula saat salah seorang saksi, Cut Husnil Fatimah, mencium bau asap dan melihat kobaran api di bagian pelapon antara rumahnya dan rumah milik Bakri M.
“Saya terbangun karena mencium bau asap, begitu keluar, api sudah besar di bagian pelapon,” ungkapnya.
Mengetahui hal itu, saksi segera berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun bergegas datang membantu dengan peralatan seadanya sambil menghubungi pihak pemadam kebakaran dan Kapolsek Lawe Alas.
Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam dari Kantor Damkar Kecamatan Lawe Alas tiba di lokasi, disusul lima unit tambahan dari BPBD dan Damkar Kabupaten Aceh Tenggara.
Bersama anggota Polsek Lawe Alas, personel TNI, serta masyarakat, mereka berjibaku memadamkan api yang dengan cepat menjalar di antara rumah-rumah warga yang berdinding papan.
Di tengah panasnya cuaca dan tebalnya asap, upaya keras seluruh pihak akhirnya membuahkan hasil.
Sekitar pukul 12.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya, sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Kapolsek Lawe Alas IPTU Yusnaidi yang turun langsung ke lokasi bersama personelnya mengapresiasi semangat dan kepedulian warga.
“Kami bersama personel Polsek Lawe Alas langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, api dapat dipadamkan dengan cepat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.
“Pastikan instalasi listrik aman, hindari menumpuk colokan, dan periksa kabel yang sudah usang agar tidak menimbulkan bahaya,” tambahnya.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan lima unit rumah warga. Tiga rumah mengalami rusak berat milik Bakri M, Dedi Sahputra (25), dan Ridwan (54), sementara dua rumah lainnya rusak ringan milik Rabusah (45) dan Mustafa Kamil (35).
Diduga kuat sumber api berasal dari arus pendek listrik, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan solidaritas masyarakat dalam menghadapi musibah.
Berkat kesigapan petugas dan kepedulian warga, kobaran api yang berpotensi lebih besar berhasil dikendalikan tepat waktu.
🔶 Nain

















