Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Pendamping PKH Belawan Bahari Kecewakan Warga, Pengambilan ATM Tertunda Akibat Istri Sakit

Medan-Belawan  |  matanewstv.com

Kekecewaan mendalam dirasakan oleh salah satu warga Lingkungan XII Kampung Salam, Kecamatan Medan-Belawan, terkait pelayanan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) pada pengambilan ATM bantuan PKH di Kantor Lurah Belawan Bahari baru-baru ini.

Kejadian ini berawal saat seorang suami, berinisial I, berusaha mewakili istrinya (B) yang sedang sakit untuk mengambil ATM bantuan PKH.

Namun, permintaan tersebut ditolak oleh pendamping PKH setempat, Ayu Cahyati.

Istri I, sebagai penerima manfaat PKH, tidak bisa hadir langsung ke kantor karena kondisi kesehatannya.

I mencoba mewakili dengan membawa berkas yang diperlukan, setibanya di kantor, I harus menunggu lebih dari sehari untuk bisa bertemu dengan pendamping PKH Ayu Cahyati.

Ketika akhirnya bertemu, Ayu menegaskan bahwa pengambilan ATM tidak bisa diwakilkan oleh suami.

Tidak bisa diwakilkan, Pak. Bawa saja istrinya ke sini atau tunggu sembuh,” ujar Ayu dengan tegas.

I mencoba menjelaskan bahwa ia adalah suaminya dan sudah membawa dokumen yang diperlukan, namun tetap tidak diterima.

Ayu menegaskan bahwa pengambilan ATM hanya bisa dilakukan oleh istri secara langsung, atau jika tidak, dapat menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Bank BRI.

Setelah mencoba menghubungi pihak Bank BRI untuk klarifikasi, I mendapatkan jawaban yang serupa—ATM hanya bisa diambil oleh penerima langsung.

Pihak Bank BRI juga mengonfirmasi bahwa jadwal pengambilan selanjutnya akan diinformasikan oleh pendamping PKH.

Namun, yang membuat I semakin kecewa adalah ketika dijanjikan bahwa pihak Bank BRI bersama pendamping PKH akan datang ke rumah mereka setelah waktu pengambilan, namun tidak ada kunjungan hingga menjelang magrib.

Saya sangat kecewa, ternyata mereka berbohong,” keluh I.

Ketua Kelompok Jaringan Masyarakat Belawan (KJM-B), yang juga mewakili I, menambahkan bahwa pelayanan pendamping PKH di kelurahan Belawan Bahari jauh dari memadai.

Ia menilai bahwa seharusnya pendamping lebih responsif dan melayani warga dengan baik, sesuai dengan arahan Walikota Medan.

Dikarenakan pelayanan pendamping yang buruk, bantuan PKH istri saya tidak dapat dikeluarkan. Sebelumnya, dengan surat undangan dari Kepling, pengambilan ATM PKH bisa diwakilkan, asalkan berkasnya lengkap,” ujar Ketua KJM-B, yang meminta agar pendamping tersebut segera diganti karena dianggap tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi pada Senin, 16 Desember 2024, pihak Bank BRI menegaskan bahwa mereka hanya mengeluarkan bantuan dan pengaturan jadwal pengambilan menjadi kewenangan pendamping PKH.

Kalau mengenai jadwal pengambilan ATM berikutnya, itu tergantung pendamping PKH,” ujar perwakilan Bank BRI.

Kasus ini menyoroti pentingnya pelayanan yang lebih baik dan transparansi dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

(Nain)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Ketua KJM-B Ivan Hutabarat Hadiri Silaturahmi Media Bersama Pelindo Regional 1 Belawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *