MATANEWSTV.com | Medan
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan melakukan pengaturan dan pemantauan intensif arus kendaraan di Jalur Medan–Berastagi, tepatnya di kawasan Sembahe, Kamis (9/4/2026), pasca terjadinya longsor dan banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya.
Kegiatan pengaturan lalu lintas itu dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan, IPTU Timor.
Langkah cepat tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemacetan panjang serta memastikan kelancaran arus kendaraan di jalur yang menghubungkan Kota Medan dengan Kabupaten Karo itu.
Berdasarkan informasi di lapangan, hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur kawasan Sembahe pada Rabu malam menyebabkan terjadinya longsor dan banjir bandang di sejumlah titik di jalur Medan–Berastagi.
Saat dikonfirmasi wartawan di lokasi, Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan IPTU Timor mengatakan pihaknya saat ini fokus melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pengalihan kendaraan apabila dibutuhkan, agar tidak terjadi penumpukan volume kendaraan di kawasan terdampak.
“Saat ini kami sedang melakukan pengaturan intensif di kawasan lintas Medan–Berastagi, tepatnya di kawasan Sembahe, agar tidak terjadi penumpukan volume kendaraan,” ujar IPTU Timor.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengendara roda dua maupun roda empat, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut, mengingat kondisi cuaca dan potensi gangguan alam yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu.
Selain itu, ia menegaskan agar para pengguna jalan lebih mengutamakan keselamatan dalam berkendara daripada kecepatan, terutama saat melintasi jalur rawan bencana seperti kawasan Sembahe.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas dari arah Medan menuju Berastagi terpantau aman dan lancar. Sementara itu, arus kendaraan dari arah Berastagi menuju Medan terpantau padat namun tetap bergerak lancar.
Kehadiran personel Satlantas di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus meminimalisasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas di tengah situasi pascabencana.
(Rosma Nurliana Br. Siregar)

















