SUMUT 🔷 matanewstv.com
MATANEWSTV.com | Rantauprapat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkesinambungan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu program yang kini rutin dilaksanakan adalah pelatihan rebana sebagai sarana pembentukan karakter religius, peningkatan kedisiplinan, sekaligus penyaluran ekspresi seni Islami di dalam lapas.
Pelatihan yang digelar pada Selasa (16/9) pagi tersebut dipandu oleh instruktur berpengalaman dengan materi dasar hingga penguasaan irama shalawat.
Proses latihan tidak hanya melatih keterampilan musik, tetapi juga membangun kekompakan, konsistensi, dan fokus.
Nilai kerja sama yang tumbuh diharapkan mampu memperkuat kedisiplinan serta membentuk karakter positif warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar, menegaskan bahwa rebana bukan sekadar hiburan, melainkan media penguatan mental dan spiritual bagi WBP.
“Rebana bukan hanya seni musik Islami, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Melalui latihan ini, kami ingin menanamkan nilai religius, disiplin, serta kebersamaan, sehingga warga binaan memiliki bekal moral yang kuat ketika bebas nanti,” ujarnya.
Khairul Bahri menambahkan, pembinaan berbasis seni Islami ini juga menumbuhkan suasana harmonis di dalam lapas.
Menurutnya, harmoni yang tercipta dari tabuhan rebana menjadi simbol semangat kebersamaan dan perubahan positif.
“Kami ingin memastikan setiap warga binaan mendapatkan kesempatan untuk berubah dan berkembang. Irama rebana yang penuh harmoni mencerminkan optimisme untuk menatap masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Pantauan di lapangan, suasana latihan berlangsung penuh semangat. Setiap pukulan rebana menghadirkan energi kebersamaan yang kuat, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Rantauprapat tidak hanya berorientasi pada aturan, tetapi juga menyentuh sisi batin dan spiritual WBP.
Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan mampu tumbuh menjadi pribadi yang unggul, berdaya, serta bermanfaat bagi masyarakat setelah menjalani masa pidana.
(Ali Doar Nasution S.Pd)
(Humas Lapas Rantauprapat)
















