Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Aksi Buruh Sumut di Hari Buruh 2024: Tuntutan Terhadap DPRD Sumut Dihadang

 

MATANEWSTV com | Medan – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2024 di Sumatera Utara disoroti dengan aksi protes yang digelar oleh Executive Committee (Exco) Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dalam aksi yang dinamai Aksi Simpati May Day 2024, ratusan massa memadati dua lokasi strategis di Kota Medan pada Rabu (01/05/2024).

Aksi dimulai dari Kantor Pos Medan dan berlanjut ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) di Jalan Imam Bonjol, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Dalam orasinya di depan DPRD Sumut, massa menyuarakan ketidakpuasan terhadap dampak Undang-Undang Cipta Kerja, yang dianggap memperburuk kondisi buruh.

Ratusan massa menyatakan kekecewaannya terhadap DPRD Sumut yang tidak merespons tuntutan mereka. Koordinator aksi, Tony Rickson Silalahi, menegaskan ancamannya untuk melakukan mogok kerja massal jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.

Tuntutan aksi yang dibacakan meliputi pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja, penolakan upah murah, penyelesaian kasus-kasus ketenagakerjaan yang mandeg, penolakan PHK sepihak, pembayaran THR, dan peningkatan personil serta anggaran untuk penegakan hukum ketenagakerjaan.

Ironisnya, aksi tersebut tidak mendapat tanggapan dari pihak DPRD Sumut, yang tidak menerima perwakilan massa. Tony menyatakan kekecewaannya terhadap sikap tidak peduli DPRD Sumut terhadap aspirasi rakyat.

Di tengah ketidakpedulian pemerintah dan DPR, harapan Tony adalah agar pemerintah yang baru terpilih dapat lebih memperhatikan dan mengakomodasi aspirasi kaum buruh, khususnya terkait pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja.

Sebelum membubarkan diri, perwakilan massa memberikan bunga kepada personil kepolisian sebagai tanda apresiasi terhadap pengamanan yang dilakukan.

Wakil Ketua Partai Buruh Sumut, Anggiat Pasaribu, menyatakan bahwa pemberian bunga tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran Polri, terutama Polda Sumut, dalam mengawal aksi tersebut.

Baca juga   Ratusan Warga Tanjung Mulia Padati DPRD Sumut, Tolak Eksekusi Lahan 17 Hektare

Tony berharap “Hubungan yang baik antara buruh dan kepolisian terus dipertahankan, menganggapnya sebagai bentuk keberpihakan terhadap rakyat“. Ujarnya

Aksi ini menunjukkan bahwa meskipun tidak mendapat respon dari pihak berwenang, kaum buruh tetap bersatu dan berjuang untuk hak-hak mereka, sambil tetap mengapresiasi pihak kepolisian yang berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban“. Pungkasnya.  **[Misniar]*

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *