BELAWAN || MATANEWSTV.com — Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) memperkuat kesiapan dan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas penegakan hukum di wilayah perairan. Upaya itu dilakukan melalui Latihan Penegakan Hukum di Laut Tahun Anggaran 2026 yang digelar selama dua hari, 7–8 September 2026.
Latihan tersebut berlangsung di Markas Komando Kodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, dan dibuka Wakil Komandan Kodaeral I Brigjen TNI (Mar) Ali Bahar Saragih, S.E., M.M., di Gedung Yos Sudarso, Selasa (7/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan dan peningkatan kemampuan personel Kodaeral I dalam menghadapi berbagai situasi penegakan hukum di laut. Prajurit dibekali pemahaman mengenai prosedur, kewenangan, pemeriksaan hingga tindakan hukum yang harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Materi latihan juga mencakup aspek pengamanan serta koordinasi dengan unsur maupun instansi terkait. Kemampuan tersebut dinilai penting agar setiap tindakan di lapangan tidak hanya efektif, tetapi juga tetap berada dalam koridor hukum dan kewenangan yang berlaku.
Dalam arahannya, Ali Bahar Saragih menekankan pentingnya penguasaan aturan hukum bagi personel yang terlibat dalam tugas penegakan hukum di laut.
Menurutnya, setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan secara profesional, proporsional dan terukur, serta tidak keluar dari kewenangan yang telah ditetapkan.
Pemahaman terhadap hukum, kata dia, menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah perairan secara efektif dan bertanggung jawab.
Setelah pembukaan, seluruh personel dan unsur yang telah ditetapkan sebagai peserta mengikuti rangkaian latihan berdasarkan materi serta skenario yang disiapkan penyelenggara.
Hari pertama difokuskan pada pelaksanaan materi dan tahapan latihan. Sementara hari kedua menjadi rangkaian akhir sekaligus penutupan Latihan Penegakan Hukum di Laut TA 2026.
Melalui latihan tersebut, Kodaeral I berharap kemampuan personel dalam memahami prosedur, kewenangan dan mekanisme koordinasi semakin terasah. Dengan demikian, prajurit diharapkan mampu menghadapi berbagai dinamika di wilayah perairan dengan tetap mengedepankan kepastian hukum, profesionalisme dan tanggung jawab dalam setiap tindakan. (Dispen Kodaeral I)
(AH)


















