SERDANG BEDAGAI || MATANEWSTV.com — Upaya membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas terus diperkuat jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai. Kali ini, Satlantas Polres Sergai menggandeng Yonif TP 902 Sri Paduka Gocah dan Subdenpom I/1-1 Tebing Tinggi menggelar sosialisasi “Polantas Karib” sekaligus uji praktik safety riding bagi prajurit.
Kegiatan berlangsung di Markas Yonif TP 902 Sri Paduka Gocah, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (6/9/2026).
Kegiatan diawali sambutan Wakil Komandan Yonif TP 902 Kapten Inf Oky Salendro, S.Tr.Han., yang menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan tata cara berkendara yang aman bagi seluruh personel. Menurutnya, kesadaran berlalu lintas menjadi salah satu langkah penting untuk menekan risiko kecelakaan.
Arahan juga disampaikan Dansubdenpom I/1-1 Tebing Tinggi Kapten Cpm Dalimin. Ia menyampaikan instruksi komando atas terkait pentingnya sosialisasi safety riding, khususnya bagi satuan tempur yang memiliki mobilitas tinggi di wilayah hukum Subdenpom I/1-1.
Materi keselamatan berlalu lintas kemudian disampaikan Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma W. Silitonga, S.H., M.H. Edukasi tersebut mencakup teknik berkendara yang benar, etika berlalu lintas, kepatuhan terhadap aturan, hingga langkah-langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas.
Tidak hanya aspek keselamatan berkendara, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai perlindungan kecelakaan lalu lintas dari Jasa Raharja. Kepala Pelayanan Jasa Raharja Tebing Tinggi Nico Turnip menjelaskan mekanisme hak dan jaminan perlindungan yang dapat diperoleh prajurit maupun keluarganya, yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Sosialisasi tidak berhenti pada penyampaian materi. Personel Yonif TP 902 juga mengikuti edukasi dan praktik langsung di lapangan yang dipimpin Brigadir Sri Dedi Pranoto, S.H., M.H.
Dalam praktik tersebut, personel diajak memeriksa kondisi fisik kendaraan, mulai dari sistem kelistrikan, lampu utama, lampu sein hingga kelengkapan penggunaan helm. Setelah pemeriksaan, prajurit mengikuti uji praktik berkendara untuk memastikan pemahaman terhadap prinsip safety riding dapat diterapkan secara langsung.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama agar personel Yonif TP 902 tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga berperan sebagai pelopor keselamatan lalu lintas di tengah masyarakat.
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., mengatakan program “Polantas Karib” merupakan bentuk nyata penguatan sinergitas antara TNI, Polri dan instansi terkait dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai.
“Melalui kegiatan sosialisasi dan praktik safety riding ini, kami berharap seluruh prajurit TNI tidak hanya terlindungi dari risiko kecelakaan lalu lintas saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga mampu menjadi contoh serta pelopor keselamatan berkendara bagi masyarakat luas,” ujar Bringin Jaya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan serta mematuhi aturan lalu lintas.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Mari tertib dalam berkendara dan melengkapi seluruh persyaratan kendaraan demi kebaikan bersama di jalan raya,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan personel Yonif TP 902, Subdenpom I/1-1 Tebing Tinggi, Satlantas Polres Sergai serta Jasa Raharja.
Di antaranya Wadan Yonif TP 902 Kapten Inf Oky Salendro, S.Tr.Han., mewakili Danyonif TP 902 Letkol Inf Ahmad Saefudin; Dansubdenpom I/1-1 Tebing Tinggi Kapten Cpm Dalimin beserta anggota; Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma W. Silitonga, S.H., M.H.; Lettu Inf Supratman; para perwira Yonif TP 902; Kanit Turjawali Ipda Ismail Har, S.H., M.H.; Kanit Regident Ipda Marojahan Pangihutan Rumapea; Aiptu Jhon F. Batubara, S.M.; Brigadir Sri Dedi Pranoto, S.H., M.H.; Kepala Pelayanan Jasa Raharja Tebing Tinggi Nico Turnip serta Appu Sitanggang.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi lintas sektor diharapkan tidak sekadar terbangun dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga bergerak ke arah pencegahan. Edukasi, pemeriksaan kendaraan dan praktik keselamatan menjadi bagian dari upaya bersama menekan angka kecelakaan sekaligus membangun budaya berlalu lintas yang lebih disiplin di Serdang Bedagai.
(Nain)


















