Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

DPP Parkindo Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional, Dukung Presiden Prabowo Alihkan Anggaran MBG untuk Korban

JAKARTA   |  MATANEWSTV.com – Dewan Pimpinan Pusat Partisipasi Kristen Indonesia (DPP Parkindo) mendesak Pemerintah Pusat segera menetapkan rangkaian bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera sebagai Bencana Nasional.

Desakan ini disampaikan menyusul tingginya angka korban jiwa, warga hilang, dan kerusakan infrastruktur yang dinilai sudah berada dalam kondisi darurat.

Ketua Umum DPP Parkindo Lukman Doloksaribu menegaskan bahwa Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus bertindak cepat guna menyelamatkan nyawa masyarakat di Aceh, Sumatera Utara—termasuk Medan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, hingga Tapanuli Selatan—serta wilayah Sumatera Barat.

 “Kondisi ini sudah sangat mendesak dan darurat. Ratusan nyawa melayang, ratusan lainnya hilang. Presiden Prabowo harus segera mengambil sikap untuk menetapkan situasi di Sumatera sebagai Bencana Nasional,” tegas Lukman dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).

Ribuan Warga Belum Tersentuh Bantuan

Lukman mengungkapkan, ribuan warga di berbagai wilayah terdampak hingga kini belum mendapatkan bantuan yang memadai, terutama makanan, pakaian kering, dan obat-obatan.

Banyak permukiman warga masih tergenang air, akses transportasi terputus akibat jembatan dan jalan yang ambruk, sementara lahan persawahan dan perladangan karam sehingga memutus sumber pangan warga.

“Korban kelaparan, kedinginan, ratusan meninggal, banyak yang belum ditemukan. Kondisi masyarakat sudah tidak sanggup bertahan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti situasi kritis yang mendorong warga terpaksa mendatangi minimarket hingga Gudang Bulog di Sibolga untuk mencari bahan makanan karena bantuan belum tiba secara merata.

Dukung Pengalihan Anggaran MBG untuk Bencana

Melihat kondisi keuangan negara yang disebutnya terbatas, Lukman menyarankan Presiden Prabowo agar mempertimbangkan pengalihan sementara anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mempercepat penanganan darurat bagi korban bencana di Sumatera.

“Jika anggaran pemerintah tidak cukup, kiranya Presiden Prabowo berkenan mengalihkan sementara dana MBG demi pertolongan kepada para korban,” pintanya.

Sindiran untuk Elit Jakarta dan Sejumlah Menteri

Lukman juga menyoroti lemahnya respons sejumlah elit politik dan pejabat pusat, yang dinilainya kurang peduli dan lamban menghadapi bencana besar ini.

Bahkan, ia menilai beberapa kepala daerah di wilayah terdampak terlihat tidak berdaya menangani situasi.

Yang lebih memprihatinkan, menurutnya, muncul kekecewaan publik terhadap seorang menteri yang justru menggalang sumbangan untuk luar negeri, sementara rakyat sendiri sedang dalam kondisi bencana besar.

“Pak Presiden harus menyentil oknum menteri seperti itu. Sikap mereka menimbulkan keresahan dan dapat mencoreng kabinet Prabowo,” tegasnya.

Lukman juga menyinggung dua menteri lain yang diduga berusaha menutupi praktik illegal logging di Sumatera dengan menyampaikan pernyataan publik yang dinilai tidak sesuai fakta terkait penyebab bencana.

Harap Presiden Bertindak Tegas

Parkindo berharap Presiden Prabowo yang memiliki latar belakang militer memahami pentingnya respons cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana berskala besar.

“Rakyat butuh tindakan sigap dan tanggap. Kami yakin Presiden Prabowo mengerti cara menangani situasi seperti ini,” pungkas Lukman.

 

🔶 ( Ali Doar Nasution S.Pd )

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Polres Pematangsiantar Gelar Trial dan Syukuran SPPG 3 YKB, Siapkan 850 Porsi Makanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *