Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

BNCT dan SPTP Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Lewat Rehabilitasi Mangrove 22 Hektare dan Penangkaran Kepiting Bakau

MATANEWSTV.com | Medan Belawan – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mengambil langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir melalui peluncuran program ROOTS+ (Restoring Our Oceans, Transforming Societies).

Program ini berfokus pada rehabilitasi kawasan mangrove seluas 22 hektare dan pengembangan penangkaran kepiting bakau di wilayah pesisir Hamparan Perak.

Inisiatif lingkungan tersebut menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan BNCT melalui program Tumbuh Bersama, yang resmi diluncurkan pada 22 Oktober 2025 di Belawan.

Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pelestarian ekosistem, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Kegiatan ini turut menggandeng Yeah Foundation dan mendapat dukungan penuh dari DP World.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, dalam keterangan persnya, Selasa (28/10), menjelaskan bahwa kolaborasi antara BNCT dan SPTP merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendorong pembangunan pelabuhan yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Melalui program ROOTS+, kami berupaya memulihkan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui kegiatan penangkaran kepiting bakau. Ini adalah wujud komitmen BNCT dalam menciptakan keseimbangan antara aktivitas logistik dengan kelestarian lingkungan,” ujar Rizki.

Ia menambahkan, kegiatan rehabilitasi mangrove seluas 22 hektare akan difokuskan di kawasan pesisir Hamparan Perak.

Selain memulihkan habitat alami, ekosistem mangrove memiliki peran vital dalam melindungi garis pantai dari abrasi dan mendukung penyerapan karbon biru (blue carbon), yang berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

Sementara itu, program penangkaran kepiting bakau ditujukan untuk memberdayakan masyarakat pesisir.

Melalui pelatihan budidaya berkelanjutan, penyediaan bibit kepiting, serta peningkatan kapasitas ekonomi lokal, diharapkan program ini mampu menjadi pendorong ekonomi hijau yang inklusif dan berkesinambungan.

“Program ROOTS+ akan berlangsung sejak akhir tahun 2025 hingga awal 2028, dengan pendampingan dan dukungan berkelanjutan dari BNCT, SPTP, serta pengawasan aktif dari lembaga mitra dan masyarakat setempat,” tambah Rizki.

Melalui kolaborasi ini, BNCT dan SPTP menegaskan tekad untuk menjadikan Belawan bukan hanya sebagai pelabuhan strategis dalam perdagangan internasional, tetapi juga sebagai kawasan pesisir yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan.

“Kami ingin Belawan menjadi contoh nyata bahwa pelabuhan modern dapat tumbuh sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Rizki

🔶Fs

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Warga Villa Kencana Cikarang Gelar Kerja Bakti dan Senam Sehat Serentak untuk Jaga Kebersihan dan Kebugaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *