MEDAN | matanewstv.com
Seorang anak buah kapal (ABK) Meratus Medan 5 meninggal dunia akibat tersetrum saat melakukan pekerjaan pengelasan di dalam kapal yang tengah sandar di Dermaga Belawan New Container Terminal (BNCT), Selasa (11/3/2025) dini hari.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumut, AKBP Budi Prasetyo, membenarkan insiden tersebut. Dalam keterangannya melalui WhatsApp kepada wartawan, Senin (11/3/2025) malam, Budi mengungkapkan bahwa korban mengalami sengatan listrik sekitar 15 menit setelah mulai mengelas pipa di ruang mesin kapal.
“Diduga alat las yang digunakan menyentuh bagian dada (di bawah leher) saat korban bergerak, sehingga menyebabkan korban tersetrum,” ujar Budi.
Korban diketahui bernama Hafid Munzi Al Idrus (35), warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Sejumlah petugas terkait segera mendatangi lokasi kejadian setelah insiden tersebut dilaporkan.
Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Karantina Kesehatan Pelabuhan Belawan untuk proses lebih lanjut.
Namun, ketika ditanya apakah korban bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan kapan jasadnya akan dipulangkan ke rumah duka, pihak berwenang belum memberikan jawaban.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja di sektor maritim yang kerap terjadi akibat risiko tinggi dalam pekerjaan teknis kapal.
🔻HZ-Red
















