IMG-20260629-WA0278

Lapas Rantauprapat Panen 50 Ayam Kampung, Dorong Warga Binaan Mandiri dan Dukung Ketahanan Pangan

RANTAUPRAPAT, 8 September 2026 || MATANEWSTV.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat memanen 50 ekor ayam kampung hasil budidaya warga binaan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (8/9/2026).

Panen tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Rantauprapat di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Program ini diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan produk peternakan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat diterapkan setelah kembali ke tengah masyarakat.ii

Kegiatan panen dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat dan diikuti jajaran pejabat struktural serta petugas pembinaan. Kehadiran jajaran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembinaan kemandirian di lingkungan SAE.

Dalam proses budidayanya, warga binaan mendapatkan pendampingan mulai dari pengelolaan kandang, sanitasi, pemberian pakan secara efisien hingga pemantauan kesehatan ternak. Keterlibatan langsung dalam setiap tahapan diharapkan membangun kemampuan teknis sekaligus menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab.

Program peternakan ayam kampung tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan. Lapas Rantauprapat berupaya mengembangkan kegiatan produktif yang memberikan manfaat langsung sekaligus dapat dikelola secara berkelanjutan.

Kalapas Rantauprapat menegaskan, keberhasilan panen merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten. Keterampilan yang diperoleh warga binaan selama mengikuti kegiatan di SAE diharapkan dapat menjadi modal ketika mereka menjalani kehidupan kembali di masyarakat.

Pembinaan kemandirian bukan hanya tentang menghasilkan produk, tetapi bagaimana warga binaan memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal untuk hidup mandiri setelah selesai menjalani masa pidana,demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Adapun hasil panen 50 ekor ayam kampung selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi di dalam lapas. Sebagian hasil pengelolaan juga diarahkan untuk mendukung perputaran modal usaha pembinaan agar program peternakan dapat terus dikembangkan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Rantauprapat menegaskan bahwa pembinaan warga binaan tidak berhenti pada aspek pengamanan, tetapi juga mencakup pemberdayaan dan persiapan untuk kembali produktif di tengah masyarakat.

(Ali Doar Nasution S.Pd)

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Warga Binaan Dibekali Keterampilan Produksi Rak Sepatu Dan Sandal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *