SUMUT 🔷 matanewstv.com
MATANEWSTV.com | Hamparan Perak — Insiden kebakaran hebat terjadi di Dusun Telaga Sari, Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (5/8) sekitar pukul 15.05 WIB.
Sebanyak tiga unit bus pengangkut karyawan hangus terbakar dalam peristiwa yang diduga dipicu oleh aktivitas pengelasan.
Kapolsek Hamparan Perak, AKP Rikwanto Rumapea, SH, membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan pihaknya bersama personel piket fungsi langsung turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemasangan garis polisi, dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Dari hasil penyelidikan awal, diketahui api berasal dari percikan pengelasan yang dilakukan oleh Supratman (42), seorang tukang las yang tengah bekerja pada bagian body sebelah kiri bus yang berada di posisi tengah.
Saat melakukan pengelasan, tiba-tiba muncul asap tebal dari dalam bus. Supratman yang panik mencoba membuka pintu namun terkunci, lalu berupaya memadamkan api dengan air.
Sayangnya, upaya tersebut gagal karena api cepat membesar dan merambat ke dua bus lainnya yang terparkir berdekatan.
“Api dengan cepat membakar seluruh badan bus dan menyambar dua unit lainnya. Ketiga bus tersebut hangus terbakar,” ujar Kapolsek.
Selain tiga unit bus yang ludes terbakar, dua rumah warga di sekitar lokasi juga ikut terdampak.
Rumah milik Weming alias Amin (75) dan Suriana (60) mengalami kerusakan ringan dengan total kerugian masing-masing diperkirakan sebesar Rp5 juta.
Berikut identitas saksi mata yang sudah dimintai keterangan:
1. Supratman (42) – Tukang las.
2. Steven (32) – Tukang cat yang berada di lokasi saat kejadian.
3. Samsul (43) – Kepala Dusun V Telaga Sari.
4. Jimi Candra (39) – Pemilik ketiga bus yang terbakar.
Kerugian materil keseluruhan akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp210.000.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Polsek Hamparan Perak telah melakukan langkah-langkah lanjutan, termasuk mendokumentasikan kejadian, melakukan koordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik Polda Sumut untuk penyelidikan lebih lanjut, serta mengundang para saksi ke kantor polisi untuk pemeriksaan.
“Kami masih melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab pasti kebakaran ini. Hasil perkembangan akan terus kami laporkan,” tutup AKP Rikwanto.
(Nain)

















