matanewstv.com
Kotapinang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kotapinang turut ambil bagian dalam Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Kinerja yang digelar oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (7/5).
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini melibatkan seluruh Pimpinan Tinggi, staf ahli, staf khusus menteri, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kemenimipas, serta perwakilan teknis imigrasi dari luar negeri.
Rapat Anev dibuka langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana untuk mengukur progres serta mengevaluasi berbagai tantangan yang dihadapi selama enam bulan masa transisi pembentukan Kemenimipas.
“Ini merupakan forum strategis untuk menilai sejauh mana proses transisi telah berjalan dan kendala apa saja yang perlu segera ditangani,” ujar Agus.
Beragam isu penting dibahas dalam forum tersebut. Di antaranya, Biro SDM Aparatur, Organisasi, dan Ketatalaksanaan menyoroti proses migrasi sistem kepegawaian dari SIMPEG ke STAR-ASN demi memperkuat tata kelola aparatur sipil negara yang lebih terintegrasi. Sementara itu, Biro Barang Milik Negara (BMN) menekankan pentingnya validasi dan penertiban data aset untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan.
Tidak kalah penting, Biro Umum mempresentasikan pembaruan identitas visual kementerian, termasuk desain baru logo, seragam dinas, serta kesiapan implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai bagian dari digitalisasi tata kelola arsip dinas.
Kepala Lapas Perempuan Kotapinang, Loviga Ferdinanta Sembiring, S.H., M.H., menyatakan pihaknya siap mendukung penuh setiap langkah strategis yang diambil oleh Kemenimipas.
“Kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari perubahan ini dan memastikan seluruh program strategis kementerian dapat dijalankan secara optimal di tingkat satuan kerja,” tegasnya.
Melalui forum evaluasi ini, seluruh jajaran Kemenimipas diharapkan semakin solid dalam menghadapi dinamika transisi kelembagaan, serta mampu bergerak cepat, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik menuju kementerian yang modern dan profesional.
(Ali Doar Nasution S.Pd)

















