BATU BARA | matanewstv.com
Seorang nelayan bernama M. Yusuf alias Ahmad Boting (47), warga Dusun Tasak Lama, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, ditemukan tewas mengambang di perairan Pulau Salah Namo, sekitar 9 mil dari Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, pada Minggu (16/3/2025) sore.
Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh sekelompok nelayan yang sedang melaut di sekitar lokasi kejadian.
Salah satu saksi, M. Kamel alias Keling (46), menerima informasi dari nelayan asal Tanjung Tiram bahwa ada sesosok mayat mengambang di perairan tersebut.
Bersama beberapa rekannya, yakni Mail Bolat (45), Ahmad Ahyar (40), dan Hermansyah (18), ia mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Setelah memastikan keberadaan mayat, mereka segera mengevakuasi jasad tersebut ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sei Padang, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras.
Tak lama setelahnya, seorang warga bernama Zulkifli datang ke lokasi dan mengenali jasad tersebut sebagai kakak kandungnya, M. Yusuf alias Ahmad Boting.
Menurut keterangan keluarga, korban sudah tiga hari tidak pulang sejak berangkat melaut.
Keluarga korban, melalui Kepala Desa Pematang Cengkring H. Ramli, menyatakan menolak dilakukan autopsi dan meminta agar jenazah segera dikebumikan.
Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas meninggalnya korban.
Tindakan Kepolisian
Menindaklanjuti temuan ini, pihak kepolisian dari Polsek Medang Deras bersama Tim Inafis Polres Batu Bara dan dokter Puskesmas Pagurawan Dr. Isneri telah melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan keluarga serta mencatat keterangan saksi-saksi.
Dalam rencana tindak lanjut, pihak kepolisian akan membuat laporan polisi (LP), melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, serta melengkapi administrasi penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada indikasi adanya tindak pidana dalam kejadian ini. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
◾️Nain















