MEDAN matanewstv.com —
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatera Utara dan Kota Medan diharapkan menjadi pesta demokrasi yang damai dan membahagiakan bagi seluruh masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, dalam acara “Doa dan Harapan untuk Pilkada yang Damai di Kota Medan” di Hotel Madani, Medan, Senin (11/11/2024).
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Gidion menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan seluruh komponen masyarakat demi menjaga kondusivitas pelaksanaan Pilkada Kota Medan.
“Kami berharap para tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat terus menjaga kekompakan dan persatuan, serta mencegah perpecahan akibat perbedaan pilihan dalam Pilkada,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pilkada Kota Medan harus berlangsung aman dan damai hingga selesai, sejalan dengan doa dan harapan bersama yang disampaikan dalam acara tersebut. Gidion mengutip hasil penelitian bahwa
“seseorang mungkin masih bisa bertahan tanpa makan dalam waktu lama, tetapi tidak akan mampu hidup tanpa harapan,” menegaskan bahwa harapan adalah aspek penting dalam kehidupan masyarakat.
Kapolrestabes Medan mengapresiasi acara doa bersama ini sebagai bentuk dukungan moral dalam menyukseskan Pilkada yang kondusif.
“Semoga kekuatan doa kita bersama mampu mewujudkan harapan akan Pilkada yang aman dan lancar,” ucapnya.
Acara doa bersama ini juga diselingi dengan pemberian santunan kepada anak-anak dari panti asuhan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolrestabes Medan, AKBP Anhar Arlia Rangkuti; Pj Wali Kota Medan yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol, Andi Mario Siregar, S.STP., M.AP; serta sejumlah pejabat Polrestabes Medan dan perwakilan tokoh lintas agama serta komunitas masyarakat.
Para tokoh agama yang hadir termasuk Ketua BAZNAS Provsu, Prof Dr HM Hatta; Ketua DA’I Kamtibmas, Hj Yeni Warti; Ketua FKUB Kota Medan, Al-Ustaz Muhammad Yasir Tanjung; Ketua MUI Kota Medan, Dr H Hasan Matsum, MH; Ketua PGI Kota Medan, Pendeta Erwin Tambunan; dan perwakilan tokoh dari PHDI, Khonghucu, serta berbagai komunitas keagamaan lainnya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketenangan di tengah proses demokrasi yang tengah berlangsung di Kota Medan.
(Nain)

















