Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Ketua Umum Gawaris Sesalkan Insiden Pengeroyokan Jurnalis FWJ di Subang

Subang matanewstv.com

Insiden pengeroyokan terhadap jurnalis dari Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia wilayah koordinasi Tangerang Kota (Korwil Tangkot) terjadi di Subang pada 26 Oktober 2024, sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa ini bermula ketika tim FWJ yang sedang melintasi wilayah Subang berhenti di sebuah warung kopi untuk menghilangkan kantuk.

Di tengah perjalanan, mereka mendapati mobil colt pick-up bermuatan gas yang diduga ilegal.

Menurut penuturan korban, mereka sempat menegur sopir mobil tersebut yang kemudian berhenti. Saat dihampiri untuk dimintai keterangan, sopir tiba-tiba menginjak gas dan hampir menabrak mereka.

Karena mencurigakan, tim FWJ kemudian mengejar dan berhasil menghentikan kendaraan tersebut untuk meminta klarifikasi.

Sejumlah anggota tim FWJ segera melaporkan kejadian ini ke Polres Subang untuk meminta bantuan petugas ke lokasi kejadian. Namun, tanpa diduga, korban dan para saksi kemudian diserang oleh lebih dari 20 orang yang datang dengan mengenakan pakaian serba hitam dan mengendarai motor.

Para pelaku menyerang tim FWJ dengan brutal dan membabi buta.

“Insiden ini berlangsung begitu cepat dan tidak terduga. Para pelaku tampak terlatih dan seolah sudah disiapkan untuk menyerang serta menghilangkan jejak,” ujar korban saat dikonfirmasi.

Akibat insiden tersebut, korban dan beberapa anggota tim FWJ dilarikan ke RSUD Subang untuk mendapatkan perawatan dan menjalani visum sebagai bukti laporan kepolisian.

Pihak kepolisian dari Polres Subang turut mendampingi mereka dalam proses perawatan.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Gawaris, Asep Suherman, S.H., menyampaikan keprihatinannya atas insiden kekerasan yang kembali menimpa rekan jurnalis.

Menurutnya, tindakan pengeroyokan dan kekerasan tidak seharusnya dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM), karena sejatinya ormas dan LSM adalah mitra kerja jurnalis, bukan pihak yang saling berkonflik.

Baca juga   Diduga Terlibat Mafia Sawit, Sosok "Bagus" di Hamparan Perak Disebut Kebal Hukum

Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia, yang akrab disapa “Komandan” dan merupakan purnawirawan TNI AD, juga mengecam keras peristiwa tersebut.

Ia berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku.

“Segera cari tahu pelaku di balik kejadian ini dan laporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang berwenang untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Insiden ini menambah deretan kasus kekerasan terhadap jurnalis, yang menyoroti pentingnya perlindungan bagi para awak media di lapangan.

(Kaperwil Nain)

 

 

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *