IMG-20260629-WA0278

Wanita Tanpa Identitas Tewas Ditabrak Lari di Jalan Pematangsiantar–Tebing Tinggi

Sumut | MataNewsTv.com

Dolok tapian, Simalungun — Seorang wanita tanpa identitas, yang hingga kini hanya disebut sebagai Mrs. X, menjadi korban tabrak lari di Jalan Umum Km 19–22 jurusan Pematangsiantar–Tebing Tinggi, tepatnya di Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Rabu (20/8) Sekira pukul 04.30 WIB.

Korban meninggal dunia di tempat setelah bagian belakang kepalanya tersambar spion truk yang melintas. Bukannya berhenti, pengemudi truk justru kabur meninggalkan korban di tepi jalan.

Kronologi Kejadian

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, IPDA Win Okto Silitonga, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat sebuah truk—jenis, merek, dan nomor polisinya belum diketahui—melaju dari arah Pematangsiantar menuju Tebing Tinggi dengan kecepatan tinggi.

“Spion truk mengenai kepala bagian belakang korban hingga korban meninggal dunia di lokasi. Pengemudi tidak berhenti memberi pertolongan, melainkan langsung melarikan diri ke arah Tebing Tinggi,” ujar IPDA Win Okto, Senin (25/8/2025).

Jasad korban baru ditemukan sekira pukul 13.45 WIB oleh seorang warga, Menty Situmorang (48), yang sedang menggembala ternak. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke warga lain bernama Hariono (50) dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Djasamen Saragih, Pematangsiantar.

Ciri-Ciri Korban

Kasat Lantas Polres Simalungun, IPTU Devi Siringo Ringo, S.H., S.Sos., M.H., menyebutkan hingga kini identitas korban masih misterius.

“Korban diperkirakan berusia paruh baya, tinggi sekitar 156 cm, berkulit sawo matang, rambut sebagian beruban, dengan ciri khusus jari telunjuk tangan kanan terputus. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos oblong abu-abu merah dan celana pendek biru kombinasi putih dalam kondisi kumal,” jelasnya.

Polisi berharap masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut segera menghubungi kepolisian atau datang langsung ke RSUD dr. Djasamen Saragih.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Menurut hasil pemeriksaan di lokasi, faktor utama penyebab kecelakaan diduga kelalaian pengemudi truk yang melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan pejalan kaki.

“Lokasi kejadian merupakan jalan kabupaten dengan lebar 6,8 meter, lurus, beraspal hotmix, namun minim rambu-rambu dan tanpa penerangan jalan. Kondisi itu membuat kawasan rawan kecelakaan, terutama pada dini hari,” terang IPDA Win Okto.

Penyelidikan Berlanjut

Polres Simalungun menegaskan akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku tabrak lari.

“Kami sudah melakukan olah TKP, membuat sketsa lokasi, dan mencatat keterangan saksi. Saat ini barang bukti masih nihil, namun proses penyelidikan tetap berjalan. Kami akan menindak tegas pelaku tabrak lari ini,” tegas IPTU Devi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi apabila mengenali korban maupun mengetahui keberadaan truk yang terlibat.

“Bagi keluarga atau siapa pun yang mengenali korban, mohon segera melapor agar jenazah dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkas IPDA Win Okto.

Hingga berita ini diturunkan, pengemudi truk yang menabrak masih dalam pencarian pihak kepolisian.

(Ilham Lubis)

IMG-20260814-WA0199 IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Penembakan Pendi Saragih oleh OTK: Dugaan Kaitan dengan Pecahnya Waduk di Purba Tongah
Editor: Eka Kusbandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *