IMG-20260629-WA0278

Polres Simalungun Tindak Tegas Premanisme, Pantau Kegiatan Bongkar Muat di PKS Rafih Tehnik

Sumatera Utara -- Simalungun

matanewstv.com

SIMALUNGUN – Dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan usaha, Polres Simalungun melalui Unit I Jatanras Sat Reskrim melaksanakan pemantauan aktivitas bongkar muat di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rafih Tehnik, Senin (12/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Anti Premanisme “PEKAT TOBA 2025” yang tengah digencarkan di wilayah hukum Polres Simalungun.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan bahwa operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi serta menindak segala bentuk premanisme, khususnya yang meresahkan pelaku usaha dan masyarakat.

“Operasi ini dilaksanakan sesuai Rencana Operasi PEKAT TOBA 2025 nomor R/RENOPS/04/IV/OPS.1.3./2025 tertanggal 30 April 2025. Tujuannya adalah menanggulangi dan menindak aksi premanisme di wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Simalungun,” jelas AKP Verry.

Pemantauan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB di lokasi PKS Rafih Tehnik, Jalan Asahan Km.18, Nagori Pematang Asilom, Kecamatan Gunung Malela.

Tim Jatanras turut melakukan koordinasi dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) untuk memastikan proses bongkar muat berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari unsur pemaksaan.

Dalam pengecekan tersebut, ditemukan anggota SPSI PUK Pematang Asilom yang dipimpin oleh Sofyan sedang melakukan kegiatan bongkar muat Tandan Buah Segar (TBS) di lokasi pabrik. AKP Verry menjelaskan bahwa SPSI yang diketuai Pahala Nainggolan bersama Sofyan memiliki 24 anggota aktif yang bekerja sebagai tenaga bongkar muat di perusahaan tersebut.

“Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa kegiatan tersebut dilakukan atas dasar kesepakatan bersama antara SPSI dan pihak pengusaha. Tidak ditemukan adanya unsur pemaksaan atau praktik premanisme,” tegasnya.

Pihak manajemen PKS Rafih Tehnik juga telah menyatakan persetujuannya bahwa aktivitas bongkar muat dilakukan oleh anggota SPSI, dan siap bekerja sama dengan kepolisian apabila ditemukan tekanan dari oknum tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau pengusaha dan masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi premanisme. Call Center 110 selalu siap menerima laporan,” ujar AKP Verry.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan implementasi dari Perkiraan Intelijen Khusus Polres Simalungun nomor R/Kirsus-05/IV/2025/Intelkam yang dikeluarkan pada 29 April 2025, sebagai bentuk tindak lanjut instruksi Kapolri dalam memberantas segala bentuk aksi premanisme yang mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi.

Setelah kegiatan pemantauan, Unit Jatanras melaporkan hasil temuannya kepada pimpinan untuk dilakukan tindak lanjut sesuai prosedur.

“Polres Simalungun berkomitmen menciptakan situasi kondusif dan menjamin keamanan dunia usaha. Operasi PEKAT TOBA 2025 akan terus dilaksanakan secara intensif untuk memastikan tidak ada ruang bagi aksi premanisme di wilayah kami,” tutup AKP Verry.

Kegiatan pemantauan berlangsung aman dan lancar. Situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi kondusif tanpa gangguan.

(Ilham Lubis)

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Polres Batu Bara Gelar Patroli Presisi di Jalinsum, Antisipasi Aksi Kejahatan Jalanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *