IMG-20260629-WA0278

Temuan Mayat di Ladang Gegerkan Warga Siantar Martoba

Polisi Pastikan Meninggal karena Sakit

Sumut | MataNewsTV.Com

Pematangsiantar, Selasa (1/7/2025) — Warga Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area perladangan Jalan Rindung Ujung, Senin (30/6) sekira pukul 12.50 WIB.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Restuadi SH memimpin langsung pengecekan ke lokasi penemuan mayat yang belakangan diketahui bernama MH (68), warga Jalan Kain Sungkit, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.

Menurut keterangan pihak kepolisian, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Rudi Purba (48), warga Jalan Karsim, Kelurahan Tanjung Pinggir. Rudi segera memberitahukan temuannya kepada saksi lainnya, Mariani br Simatupang (53), warga Jalan Rindung Ujung.

Keduanya lantas mendatangi ladang milik korban dan menemukan MH sudah dalam keadaan tidak bernyawa, terlentang di tanah.

Tak lama kemudian, istri korban, Hasnija br Silalahi (69), datang ke lokasi. Bersama warga setempat, kedua saksi membantu mengevakuasi jenazah korban menggunakan sarung dan membawanya ke rumah Mariani br Simatupang sambil menunggu becak motor (betor) untuk transportasi lebih lanjut.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Restuadi SH yang menerima laporan dari warga segera turun ke lokasi bersama personel piket. Saat tiba, jenazah korban tengah diangkut dengan betor.

Petugas lalu mengawal pemulangan jenazah ke rumah duka di Jalan Kain Sungkit, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara.

Dalam keterangannya, istri korban menolak dilakukan autopsi. Ia menjelaskan bahwa suaminya telah lama menderita penyakit jantung dan secara rutin menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar.

Hasnija juga mengaku sempat melarang suaminya pergi ke ladang karena kondisinya yang belum pulih.

Pihak keluarga secara resmi menyampaikan surat pernyataan penolakan autopsi kepada kepolisian dan menyatakan menerima dengan ikhlas kepergian korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi menolak autopsi dan menerima dengan ikhlas kematian korban akibat penyakit jantung,” ujar Kapolsek Siantar Martoba AKP Restuadi SH.

Dengan demikian, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan sesuai adat dan keinginan keluarga.

_______

Ilham Lubis^

Sumber Humas Polres Pematangsiantar

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Sat Lantas Polres Pematangsiantar Berikan Himbauan Larangan Parkir Berlapis Diseputaran Pasar Horas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *