IMG-20260629-WA0278

Stan Kanwil Ditjenpas Sumut Pukau Pengunjung IPPAFest 2025 dengan Nuansa Budaya dan Karya Seni

matanewstv.com

Jakarta — Stan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kanwil Ditjenpas Sumut) sukses mencuri perhatian dalam gelaran Indonesian Prison Product and Art Festival (IPPAFest) 2025 yang berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).

Mengusung tema perpaduan seni pembinaan dan kekayaan budaya lokal, stan Kanwil Ditjenpas Sumut tampil megah dengan nuansa etnik khas Sumatera Utara.

Di bawah kepemimpinan Kepala Kanwil, Yudi Suseno, stan ini hadir membawa sentuhan budaya dari lima etnis besar, yakni Melayu, Batak Toba, Batak Karo, Batak Angkola, dan Nias.

Berbagai ornamen tradisional, motif ulos, hingga permainan warna-warna khas daerah menghiasi seluruh stan, menciptakan suasana hangat, berkelas, dan penuh nilai budaya.

Menambah daya tarik, para petugas stan tampil anggun mengenakan busana adat Batak Angkola lengkap dengan ulos dan mahkota emas, yang langsung menjadi magnet bagi para pengunjung untuk berfoto dan berinteraksi.

Salah satu karya yang paling menyita perhatian adalah digital painting karikatur 3D wajah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, bersama cucu kesayangan Baby Khei dan istri tercinta Ny. Evi Agus Andrianto.

Karya ini dibuat secara manual menggunakan teknik digital painting via Adobe Photoshop, dicetak di atas kanvas premium, dan dibingkai dengan pigura bermotif ganda yang elegan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam IPPAFest 2025 bukan sekadar ajang pameran produk warga binaan, melainkan bagian dari komitmen aktif dalam memajukan pembinaan yang berbasis budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

“Partisipasi kami di IPPAFest 2025 adalah bentuk nyata dari pembinaan berkelanjutan yang kami jalankan. Melalui stan ini, kami ingin menunjukkan bahwa semangat pemasyarakatan tak hanya soal keterampilan teknis, tapi juga pelestarian identitas budaya bangsa,” ujar Yudi.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif warga binaan dalam menghasilkan karya seni bernilai tinggi menjadi bukti keberhasilan program pembinaan humanis yang dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan Sumatera Utara.

“Kami bangga bisa menampilkan karya unggulan warga binaan, termasuk karikatur 3D Pak Menteri dan keluarga. Ini simbol bahwa kreativitas, harapan, dan semangat perubahan tetap hidup, bahkan di balik tembok pemasyarakatan,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung berbagai produk kreatif hasil karya warga binaan di Sumatera Utara, stan Kanwil Ditjenpas Sumut masih bisa dikunjungi hingga 23 April 2025 di area IPPAFest 2025, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan langsung pembinaan inspiratif yang memadukan budaya, seni, dan semangat perubahan di ajang tahunan bergengsi ini.

® (Ali Doar Nasution S.Pd / Redaksi) 

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Wartelsuspas Lapas Kotapinang: Jembatan Rindu yang Menyentuh Kemanusiaan di Balik Jeruji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *