MATANEWSTV com || Medan – Dalam upaya memperkokoh wawasan kebangsaan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, sebuah kegiatan sosialisasi yang mengangkat tema tersebut digelar di Hotel Miyanna, Jalan H. Anif No. 28, Medan, pada tanggal 2 Mei 2024.
Acara yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Korps Bela Negara Indonesia, Forum Bela Negara Indonesia,
Komponen Cadangan Sumatera Utara, dan Purna Paskibraka Sumatera Utara, dengan total peserta mencapai 100 orang.
Dalam sesi penyampaiannya, Dr. Drs. Bangun Sitohang, MM, sebagai pemateri, menguraikan nilai-nilai dasar yang menguatkan wawasan kebangsaan, antara lain pengorbanan, kesederajatan, dan kekeluargaan.
Menurutnya, memahami nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Beberapa materi yang disampaikan oleh Dr. Bangun Sitohang meliputi pemahaman dasar wawasan kebangsaan, mengapa diperlukan penguatan wawasan kebangsaan, tanggung jawab siapa dalam penguatan wawasan kebangsaan, serta pemaknaan wawasan kebangsaan dalam konsepsi Pancasila dan UUD 1945, termasuk semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Tujuan dari sosialisasi ini, seperti yang disampaikan oleh Dr. Bangun Sitohang, adalah untuk memperkuat pemahaman setiap warga negara Indonesia tentang pentingnya empat konsensus berbangsa dan bernegara, yaitu nilai Pancasila, norma, UUD 1945 beserta turunannya, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan menjaga keutuhan NKRI.
Hal ini diharapkan dapat mewariskan nilai luhur para pendiri bangsa kepada lintas generasi, terutama generasi muda milenial dan generasi Z, yang diharapkan mampu menjadikan Indonesia emas pada tahun 2045.
Acara ini mendapat apresiasi karena berhasil mengedukasi masyarakat tentang pentingnya wawasan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan kondisi yang kondusif, sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. **(Misniar/Baim)*


















