Labuhan Deli, MATANEWSTV com — SMP Negeri 1 Labuhan Deli menggelar upacara bendera dengan tema anti-bullying di halaman sekolah pada hari Senin (27/5/2024).
Upacara ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah, serta menghadirkan narasumber inspiratif Ibu Cynthia Hadita, SH, MH.
Kegiatan ini diprakarsai oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang tergabung dalam Program Kreatifitas Mahasiswa Skema Pengabdian Masyarakat (PKM-PM).
Dicky Wahyu Armansyah, selaku ketua tim PKM-PM, beserta Alisha Tabina, Siti Hajar, dan Muhammad Rizki Fadhil, dibimbing oleh Dr. Edy Suprayetno, M.Pd., berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying.
Ibu Cynthia Hadita, SH, MH, dalam amanatnya, menyampaikan tentang pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying.
Beliau membagikan pengalaman pribadinya dan orang lain terkait bullying, serta menjelaskan dampak negatif bullying terhadap korban, pelaku, dan saksi.
“Kita sebagai anak Indonesia dilindungi oleh Undang-Undang No 35 Tahun 2014 Pasal 76C yang melarang setiap orang untuk membiarkan kekerasan terhadap anak dan dapat dikenakan pidana penjara maksimal 3 tahun 6 bulan atau denda paling banyak 72 juta rupiah,” ujar Ibu Cynthia.
Beliau mengajak para siswa untuk berani speak up dan melaporkan jika mereka melihat atau mengalami bullying. Ibu Cynthia menekankan bahwa bullying bukan hal yang sepele dan harus dihentikan bersama-sama.
“Mari kita ciptakan sekolah yang ramah dan inklusif, di mana semua siswa merasa aman dan dihargai,” pesan Ibu Cynthia.
Upacara bendera ini disambut antusias oleh para siswa. Banyak siswa yang terinspirasi oleh amanat Ibu Cynthia dan berkomitmen untuk melawan bullying di sekolah mereka.
“Saya tidak akan pernah mentoleransi bullying di sekolah ini,” ucap Anelica Anastasysia, salah satu peserta upacara.
Wakil Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Deli, Bapak Yus Mariyono, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Ibu Cynthia atas kesediaannya menjadi pembina upacara.
Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran para siswa tentang bahaya bullying dan mendorong mereka untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih positif.
“Bullying adalah masalah serius yang harus kita atasi bersama. Saya harap dengan kegiatan ini, para siswa dapat memahami tentang bullying dan bagaimana cara melawannya,” ucap Yusmariono.
Upacara bendera ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya menciptakan sekolah yang aman dan bebas dari bullying di SMP Negeri 1 Labuhan Deli.
Dengan komitmen dan kerjasama dari semua pihak, diharapkan bullying dapat dihilangkan dan digantikan dengan lingkungan belajar yang positif dan kondusif bagi semua siswa. (Nain)

















