Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Sentuhan Rohani Kemenag di Lapas Rantauprapat, Beri Pembinaan Spiritual bagi Warga Binaan Kristiani

Rantauprapat | MATANEWSTV.com – Suasana berbeda terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat pada Selasa pagi. Lantunan lagu pujian dan doa mengalun dari dalam aula lapas saat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Labuhanbatu melaksanakan kegiatan pembinaan rohani bagi warga binaan beragama Kristen.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan mental dan spiritual yang rutin dilakukan sebagai upaya mendukung proses rehabilitasi dan pembentukan karakter warga binaan selama menjalani masa pidana.

Perwakilan Kemenag Labuhanbatu menyampaikan bahwa pembinaan rohani ini bertujuan untuk memperkuat mental, menumbuhkan kesadaran diri, serta membekali warga binaan dengan nilai-nilai keagamaan agar tidak mengulangi kesalahan di masa depan.

“Pembinaan ini diharapkan dapat membantu warga binaan menerima kenyataan dengan lapang dada, menumbuhkan semangat pertobatan, dan mempersiapkan diri saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar salah seorang penyuluh agama.

Dalam sesi ibadah dan penyuluhan, para penyuluh memberikan motivasi serta pesan penguatan iman. Mereka menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan kedua untuk berubah dan memperbaiki diri.

“Jeruji boleh membatasi raga, tetapi iman harus tetap merdeka. Kami ingin mereka pulang nantinya bukan sebagai mantan narapidana, melainkan sebagai pribadi baru yang takut akan Tuhan,” kata penyuluh tersebut.

Pihak Lapas Rantauprapat menyambut baik kegiatan ini dan menilai sinergi dengan Kemenag Labuhanbatu sebagai langkah positif dalam menciptakan suasana lapas yang kondusif dan humanis.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat melalui jajarannya menyatakan bahwa pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian warga binaan, selain pembinaan kemandirian.

“Kami berkomitmen memenuhi hak-hak beribadah setiap warga binaan. Kegiatan seperti ini juga berkontribusi menjaga ketertiban dan keharmonisan di dalam lapas,” ujarnya.

Melalui pembinaan rohani tersebut, diharapkan warga binaan dapat memaknai masa pidana sebagai proses pembelajaran, serta memiliki fondasi moral dan spiritual yang lebih kuat saat kembali ke masyarakat.

🔶 ( Ali Doar Nasution S.Pd )

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Ratusan Napi Lapas Rantauprapat Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Empat Orang Langsung Bebas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *