Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015
Sumut  

Puluhan Petani Kembali Tagih Janji Polda Sumut Soal Konflik Lahan

Demo Puluhan Petani

SUMATERA UTARA | | MATANEWSTV.Com

Medan, (11/2/2025)  — Puluhan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani (Koptan) Arih Ersada Aron Bolon dari Desa Durintonggal, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, kembali mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk menagih janji penyelesaian sengketa lahan yang mereka usahai.

Sambil membawa spanduk bertuliskan tuntutan mereka, para petani, yang mayoritas perempuan, berorasi di depan Polda Sumut.

Mereka juga membawa bekal makanan, menegaskan kesiapan untuk menginap hingga tuntutan mereka mendapat kepastian.

Sekretaris Koptan Arih Ersada Aron Bolon, Rembah br Keliat, menegaskan bahwa Polda Sumut sebelumnya berjanji akan meninjau lokasi pada 30 Januari 2025, namun hingga kini belum ada tindakan nyata.

“Kami menagih janji Polda Sumut untuk menyelesaikan konflik lahan ini. Sampai saat ini, lahan yang kami usahai masih dijaga oleh preman yang diduga dikerahkan oleh mafia tanah. Kami menuntut kepastian hukum agar dapat kembali menggarap tanah seluas 40 hektar yang menjadi sumber penghidupan bagi 339 kepala keluarga,” ujarnya lantang.

Perwakilan kelompok tani dari Binjai, Joni Siregar, turut bersuara, mendesak Kapolda Sumut untuk memberikan kepastian hukum dan keberpihakan kepada para petani.

“Persoalan ini sudah berlarut-larut tanpa ada solusi konkret. Kami meminta Kapolda untuk menunjukkan keberpihakan kepada petani dan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba menguasai lahan secara ilegal,” tegasnya.

Perwakilan Petani Diterima Polda Sumut

Di tengah aksi tersebut, lima orang perwakilan kelompok tani dipersilakan masuk ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk membahas penyelesaian sengketa lahan.

Sementara itu, warga lainnya menggelar makan siang bersama di atas aspal di depan pagar Polda Sumut.

Sekitar satu jam kemudian, perwakilan kelompok tani keluar didampingi perwakilan Polda Sumut, Kompol Rudi.

Menanggapi tuntutan para petani, Kompol Rudi meminta masyarakat bersabar dan menjanjikan langkah konkret dalam waktu dekat.

“Kami memahami keluhan ibu-ibu sekalian. Dalam minggu ini, kami akan memanggil camat dan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik. Kami akan mengambil tindakan setelah semua pihak terkait kami mintai keterangan,” ujar Kompol Rudi.

Meskipun menerima penjelasan tersebut, para petani menegaskan akan terus mengawal janji Polda Sumut.

Mereka juga memperingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata, mereka akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.

“Kami berharap janji ini benar-benar ditepati. Jika tidak, kami akan kembali datang dengan jumlah massa yang lebih banyak,” pungkas Rembah br Keliat.

Aksi ini menjadi sorotan publik sebagai salah satu dari banyak konflik agraria yang masih belum terselesaikan di Sumatera Utara.

Petani berharap aparat penegak hukum tidak hanya memberikan janji, tetapi juga langkah nyata dalam menegakkan keadilan agraria.

Ayudi^

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Polres Samosir Intensifkan Patroli Malam Hingga Subuh, Dukung Keamanan dan Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *