IMG-20260629-WA0278

Polsek Firdaus Tangani Penemuan Jenazah Pria di Dalam Mobil di Sei Rampah

Serdang Bedagai, matanewstv.com -–

Pada Minggu, 3 November 2024, sekitar pukul 11.00 WIB, Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai (Sergai) merespons laporan masyarakat mengenai penemuan seorang pria dalam kondisi tak bernyawa di dalam sebuah mobil Daihatsu Xenia hitam berpelat nomor BH 1165 WG.

Mobil tersebut berada di bahu jalan lintas Sumatra, tepatnya di Dusun II Pasar Rodi, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.

Korban diketahui bernama Hendra, pria berusia 46 tahun, warga Perumahan Mega Permai Tahap II Blok J1, Desa Padang Sarai, Kecamatan Kota Tengah, Kabupaten Agam.

Hendra berprofesi sebagai wiraswasta dan merupakan warga suku Minang.

Barang Bukti yang Ditemukan: Pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang milik korban, antara lain:

° Satu unit mobil Daihatsu Xenia hitam (No.Pol. BH 1165 WG)

° Tas pinggang hitam merek Luxton

°Jam tangan merek Edifice

° Handphone merek Vivo

° Dompet cokelat merek Levis berisi uang tunai Rp 260.000

° KTP atas nama Hendra

° Empat kartu ATM

° Dompet hitam merek Montblanc berisi sembilan kartu ATM

° Obat batuk merek Woods

° Kotak cungkil gigi

Menurut informasi yang dihimpun, sekitar pukul 11.00 WIB, seorang warga melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa terdapat seorang pria tak bernyawa di dalam mobil yang terparkir di bahu jalan.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujenderal, S.H., M.H., bersama personel Polsek Firdaus langsung menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, pihak kepolisian memastikan bahwa korban sudah meninggal dunia. Barang-barang milik korban kemudian dikumpulkan sebagai barang bukti dan dibawa ke Polsek Firdaus untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Sergai untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

Baca juga   Lansia Tewas Terbakar di Rumahnya, Kapolsek Siantar Utara Pimpin Langsung Pengecekan TKP

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman untuk dilakukan visum luar, yang kembali mengonfirmasi tidak adanya tanda-tanda kekerasan.

Setelah itu, pihak kepolisian menghubungi keluarga korban untuk meminta persetujuan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Namun, pihak keluarga menolak dan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi, dengan alasan bahwa korban memiliki riwayat penyakit yang tidak dijelaskan lebih lanjut.

Kesimpulan Sementara: Keluarga korban mengonfirmasi bahwa korban memang mengidap suatu penyakit, meskipun tidak memberikan keterangan lebih rinci mengenai kondisi tersebut.

Dugaan sementara menyatakan bahwa kematian korban mungkin terkait dengan penyakit yang dideritanya.

Polsek Firdaus kini masih menindaklanjuti kasus ini dan memastikan bahwa tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.

(Nain)

 

 

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *