IMG-20260629-WA0278

Remaja 15 Tahun yang Hanyut di Sungai Ular Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

MATANEWSTV.com |SERDANG BEDAGAI – Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, seorang remaja berinisial DY (15), warga Dusun III, Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan mengapung di pesisir pantai Dusun XI, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Penemuan tersebut mengakhiri upaya pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan sejak korban dilaporkan hanyut pada Jumat (3/7/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB saat korban bersama enam rekannya mandi dan bermain di aliran Sungai Ular, tepatnya di bawah jembatan kereta api, Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Menurut keterangan, korban tiba-tiba terseret arus sungai yang deras. Rekan-rekannya sempat berusaha menyelamatkan dengan menarik rambut korban, namun derasnya arus membuat pegangan mereka terlepas hingga korban tenggelam dan hilang terbawa arus.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua nelayan, Tono (60) dan Syaiful (60), saat hendak melaut mencari udang. Keduanya kemudian melaporkan temuan tersebut kepada aparat desa yang diteruskan kepada pihak kepolisian dan Tim SAR Provinsi Sumatera Utara.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan penemuan jasad korban.

“Pihak keluarga yang diwakili Pak Handoyo telah tiba di lokasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan DY, korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Ular,” ujarnya.

Selanjutnya, Tim SAR bersama personel kepolisian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Sawit Indah untuk dilakukan Visum Et Repertum. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan menandatangani surat pernyataan resmi.

Usai proses administrasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kasi Humas Polres Serdang Bedagai mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun kawasan perairan.

Ia mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi menyebabkan arus sungai menjadi deras secara tiba-tiba sehingga membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak membiarkan anak-anak bermain di sungai tanpa pengawasan. Cuaca ekstrem yang sulit diprediksi dapat memicu banjir maupun arus deras yang mengancam keselamatan,” tegasnya.

• Nain

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Patroli Malam Polsek Lima Puluh: Upaya Pemeliharaan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Batu Bara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *