Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Membuka Kunci Kesadaran: Dr. Basyarul Ulya Menerangi Lapas Rantauprapat dengan Sosialisasi Hukum

MATANEWSTV.com | LABUHANBATU – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran hukum dan menekan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan, praktisi hukum sekaligus Rektor Universitas Al-Wasliyah Labuhanbatu (Univa), Dr. Basyarul Ulya Nasution, menggelar kegiatan sosialisasi hukum bertema “Bahaya dan Dampak Narkoba” di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat, Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan yang diikuti puluhan tahanan ini mendapat sambutan hangat dari pihak Lapas.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar, melalui Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib), Yonal Fengki, S.H., M.H., didampingi Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik), Marlon Tarigan, S.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dr. Basyarul yang dinilai sangat bermanfaat bagi para tahanan.

“Kami menyambut baik penyuluhan hukum ini. Harapan kami, para tahanan khususnya yang terjerat kasus narkoba dapat memperoleh pencerahan dan pendampingan hukum yang layak,” ujar Yonal Fengki.

Dalam penyampaiannya, Dr. Basyarul Ulya menekankan pentingnya membangun kesadaran hukum dan menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

Ia menjelaskan dampak destruktif narkoba yang tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan individu, tetapi juga menggerus sendi-sendi sosial dan moral masyarakat.

“Narkoba adalah musuh bersama, namun dari sisi kemanusiaan kita juga harus melihat bahwa ada di antara mereka yang sebenarnya menjadi korban. Mereka perlu mendapatkan pendampingan hukum yang tepat,” tegas Basyarul Ulya.

Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam penanganan kasus narkoba.

Ia menyatakan kesediaannya untuk memberikan pendampingan hukum — baik berupa konsultasi maupun pembelaan di persidangan — bagi tahanan yang belum memiliki penasihat hukum dan memenuhi kriteria sebagai korban penyalahgunaan narkoba.

Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Dapur Kreatif Lapas Rantauprapat, di mana para warga binaan tengah berkreasi membuat kue donat.

Kunjungan ini menjadi penutup yang inspiratif, menggambarkan semangat pembinaan dan pemberdayaan yang terus digalakkan pihak Lapas.

Melalui kegiatan ini, Dr. Basyarul Ulya berharap agar para tahanan dapat memperoleh pemahaman baru tentang hukum, menumbuhkan kesadaran diri untuk menjauhi narkoba, serta termotivasi untuk memperbaiki masa depan dengan jalan yang lebih baik dan bermartabat.

🔷Ali Doar Nasution S.Pd

Sumber: Lapas Kelas IIA Rantauprapat / Dokumentasi Univa Labuhanbatu

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Lima Warga Binaan Lapas Rantauprapat Terima Amnesti Presiden 2025, Resmi Kembali ke Tengah Keluarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *