SUMUT 🔶 matanewstv.com
MATANEWSTV.com | Kotapinang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotapinang melaksanakan penanaman bibit kelapa secara serentak pada Selasa (9/9), sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberi dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian pangan nasional.
Aksi penanaman kelapa dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dari Pulau Pembinaan dan Kemandirian Nusakambangan.
Di Labuhanbatu Selatan, kegiatan ini diikuti Lapas Kotapinang bersama Lapas Rantauprapat dan sejumlah pimpinan pondok pesantren di Lapangan Terbuka Pondok Pesantren Modern Ar-Rasyid, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba.
Sebanyak 100 bibit kelapa ditanam di wilayah Labuhanbatu Selatan, dengan rincian 50 pohon ditanam oleh Lapas Kotapinang dan 50 pohon oleh Lapas Rantauprapat.
Program ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat di masa depan.
Kepala Lapas Kotapinang, Haris Damanik, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung kemandirian pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat.
“Lapas Kotapinang tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan penanaman bibit kelapa ini, kami berharap hasilnya kelak dapat dinikmati bersama dan menjadi sumber ekonomi baru bagi warga,” ujar Haris.
Apresiasi juga datang dari Pimpinan Pondok Pesantren Modern Ar-Rasyid, Ustaz Mhd Fikri Al-Azhar, S.Sos.I.
Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata pemasyarakatan hadir di tengah masyarakat.
“Penanaman bibit kelapa ini bukan hanya simbol ketahanan pangan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesejahteraan warga Labuhanbatu Selatan. Kami bangga bisa dilibatkan dan turut serta menyukseskan kegiatan ini,” tuturnya.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa program penanaman kelapa ini merupakan implementasi core value
“Bergerak Prima Pelayanan Luar Biasa” sekaligus wujud nyata pemasyarakatan yang “Pasti Bermanfaat” bagi masyarakat luas.
Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati hasil ekonomi dari pohon kelapa yang dapat diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai tinggi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional di masa mendatang.
(Ali Doar Nasution S.Pd)
















