BELAWAN || MATANEWSTV.com — Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menegaskan komitmennya menjaga proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) agar berlangsung bersih, transparan, objektif, akuntabel, dan berintegritas.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan Pakta Integritas penerimaan Calon Bintara (Caba) PK Pria dan Calon Tamtama (Cata) PK TNI AL Gelombang III Tahun Anggaran 2026 Panda Kodaeral I, Kamis (20/8/2026).
Sambutan Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., dalam kegiatan tersebut dibacakan Wakil Komandan Kodaeral I Brigjen TNI (Mar) Ali Bahar Saragih, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Komandan Kodaeral I menyampaikan bahwa Pakta Integritas merupakan langkah konkret TNI AL dalam mendukung Reformasi Birokrasi serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Proses penerimaan prajurit TNI AL terus dipublikasikan secara luas kepada masyarakat agar informasi dapat diakses secara terbuka,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pada penerimaan Caba PK Pria dan Cata PK TNI AL Gelombang III TA 2026 Panda Kodaeral I, tercatat sebanyak 2.362 peserta telah melakukan pendaftaran secara daring. Jumlah tersebut terdiri dari 1.791 peserta Caba PK Pria dan 571 peserta Cata PK.
Para peserta berasal dari wilayah Panda Belawan serta Subpanda Lhokseumawe, Dumai, Tanjung Balai Asahan, dan Simeulue.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 689 peserta telah melaksanakan validasi, terdiri dari 508 Caba PK Pria dan 181 Cata PK.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Laut.
Kodaeral I memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Seleksi tidak semata-mata mengejar jumlah, tetapi diarahkan untuk mendapatkan calon prajurit terbaik yang memiliki kemampuan, mental, disiplin, integritas, serta semangat pengabdian.
Melalui penandatanganan Pakta Integritas tersebut, Kodaeral I juga menegaskan bahwa seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama. Kelulusan ditentukan berdasarkan kemampuan dan prestasi, bukan melalui praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) maupun bentuk penyimpangan lainnya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya Kodaeral I menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen prajurit TNI AL dan memastikan setiap calon yang terpilih merupakan putra-putri terbaik yang siap mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Dispen Kodaeral I)
🔺AH🔺

















