IMG-20260629-WA0278

Dua Angkatan Laut Perkuat Pengamanan Selat Malaka lewat PATKOR MALINDO-173/26

BELAWAN || MATANEWSTV.com — Indonesia dan Malaysia kembali memperkuat kerja sama keamanan maritim di Selat Malaka. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Patroli Terkoordinasi Malaysia-Indonesia (PATKOR MALINDO)-173/26 di Medan, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026).

Komandan Guskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Dedi Komarudin mengatakan patroli terkoordinasi antara TNI Angkatan Laut dan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) merupakan langkah strategis untuk menghadapi berbagai potensi ancaman dan aktivitas ilegal di salah satu jalur pelayaran paling sibuk di dunia itu.

Menurut Dedi, Selat Malaka memiliki nilai strategis sebagai Sea Line of Communication (SLOC) dan Sea Line of Trade (SLOT), sekaligus menjadi penghubung penting antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Dengan ratusan kapal melintas setiap hari, keamanan kawasan menjadi tanggung jawab bersama negara pantai,” kata Dedi.

Melalui PATKOR MALINDO-173/26, kehadiran unsur TNI AL dan TLDM diharapkan memberikan rasa aman bagi pengguna jalur pelayaran sekaligus menjaga terciptanya good order at sea.

Operasi kali ini melibatkan empat kapal perang. Dari Indonesia, TNI AL mengerahkan KRI Torani-860 dan KRI Bubara-868. Sementara Malaysia menurunkan KD Ledang-13 dan KD Kinabalu-14.

Dedi menekankan profesionalisme, komunikasi, dan koordinasi menjadi kunci keberhasilan patroli, terutama menghadapi dinamika keamanan maritim yang terus berkembang.

Jaga kehormatan kedua negara dan kedua Angkatan Laut dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh personel memanfaatkan pengalaman dari patroli bersama sebelumnya untuk meningkatkan capaian operasi PATKOR MALINDO-173/26. Setiap unsur dituntut menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Bagi Indonesia dan Malaysia, patroli tersebut bukan sekadar operasi pengamanan laut. PATKOR MALINDO menjadi ruang untuk memperkuat interoperabilitas kedua Angkatan Laut, membangun kepercayaan, sekaligus memperkokoh hubungan bilateral di bidang keamanan maritim.

Di tengah tingginya aktivitas pelayaran di Selat Malaka, soliditas kedua negara menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga jalur strategis tersebut tetap aman dan kondusif bagi kepentingan nasional maupun internasional.

PATKOR MALINDO-173/26 pun kembali menegaskan semangat navy brotherhood Indonesia-Malaysia: dua Angkatan Laut, satu komitmen menjaga keamanan laut kawasan.

Sumber : Dispen Kodaeral I

(AH)

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Dua Pria Diamankan Polsek Kualuh Hilir Terkait Kasus Penganiayaan dalam Operasi Pekat Toba 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *