MATANEWSTV.com
Rantauprapat — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat menyambut kedatangan rombongan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Labuhanbatu untuk mengadakan sosialisasi mengenai optimalisasi Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS), Senin (11/11/2024).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya ZIS dalam membangun solidaritas sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Rombongan BAZNAS Kabupaten Labuhanbatu disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Batara Hutasoit, beserta jajaran staf. Batara menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut, berharap sosialisasi ini akan mendorong para warga binaan untuk menyadari pentingnya zakat, infaq, dan shadaqah dalam Islam.
“Semoga kegiatan ini dapat membuka pikiran kita akan pentingnya ZIS dalam mensucikan diri, serta pahalanya yang besar untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” Ujar Batara.
Dalam sosialisasi yang berlangsung, tim BAZNAS Kabupaten Labuhanbatu memberikan pemahaman tentang peran ZIS sebagai fondasi bagi kesejahteraan bersama dan instrumen untuk menghubungkan kepedulian warga binaan dengan masyarakat di luar Lapas.
Mereka menjelaskan bagaimana ZIS dapat menjadi sarana berbagi dan kontribusi positif, sekaligus membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
BAZNAS berharap melalui program ini, warga binaan dapat memahami manfaat zakat, infaq, dan shadaqah sebagai sarana solidaritas dan bekal keterampilan sosial.
Diharapkan pula, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran sosial serta semangat berbagi di kalangan warga binaan, sehingga mereka mampu mengaplikasikan nilai-nilai kebaikan ZIS sebagai bagian dari perubahan hidup yang positif.
Dengan adanya sosialisasi ini, Lapas Kelas IIA Rantauprapat berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberdayaan sosial dan ekonomi bagi warga binaannya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi para narapidana untuk lebih memahami pentingnya ZIS dalam kehidupan mereka dan sebagai jembatan menuju integrasi kembali dengan masyarakat.
Heri^
















