SUMUT đź”· matanewstv.com
MATANEWSTV.com | Belawan – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang keselamatan kerja. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2025, BNCT berhasil mencatat 1 juta jam kerja tanpa kehilangan waktu akibat cedera (Lost Time Injury/LTI).
Capaian ini tidak hanya menunjukkan kepatuhan perusahaan terhadap standar keselamatan kerja internasional, tetapi juga menegaskan bahwa aspek keselamatan telah menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional BNCT.
Selain itu, perusahaan juga mampu menjaga catatan zero occupational illness injury, zero security incident, dan zero marine pollution pada periode yang sama.
Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari partisipasi aktif seluruh karyawan.
“Keselamatan kerja adalah budaya yang terus kami bangun bersama. Pencapaian 1 juta jam kerja tanpa LTI ini menjadi bukti konsistensi seluruh insan BNCT dalam menempatkan keselamatan sebagai bagian integral dari pekerjaan sehari-hari. Ke depan, kami akan terus memperkuat budaya ini agar setiap aktivitas di terminal berjalan selamat, lancar, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sejak resmi beroperasi pada awal 2024, BNCT terus menghadirkan layanan terminal peti kemas yang modern, produktif, dan sesuai standar global. Dengan mengusung semangat “Safe Together”, BNCT meyakini bahwa keberhasilan operasional dan bisnis hanya bisa dicapai jika keselamatan kerja terjamin sepenuhnya.
Tak hanya berfokus pada internal perusahaan, kehadiran BNCT juga memberi kontribusi signifikan terhadap kelancaran arus logistik nasional.
Sebagai salah satu pintu gerbang utama perdagangan internasional di kawasan barat Indonesia, BNCT memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing Pelabuhan Belawan dan menjaga rantai pasok tetap efisien, aman, serta berkelanjutan.
Pencapaian 1 juta jam kerja tanpa cedera ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh insan BNCT untuk terus menjaga konsistensi dalam bekerja secara aman, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai operator terminal peti kemas yang menempatkan produktivitas, keselamatan, dan keberlanjutan sebagai fondasi utama.
(Fs)

















