matanewstv.com
Samosir — MATANEWSTV.com — Kebakaran lahan seluas sekitar 15 hektare yang melanda kawasan perbukitan Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, sejak Selasa (1/7), berhasil dikendalikan berkat kesigapan Polres Samosir bersama instansi terkait.
Api pertama kali terpantau muncul dari pinggir jalan di sekitar rest area Desa Turpuk Limbong, sekitar pukul 10.00 WIB, lalu dengan cepat menjalar ke lereng-lereng perbukitan yang terjal dan sulit diakses.
Kondisi geografis yang curam menyulitkan upaya pemadaman, terutama di titik-titik yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam kebakaran.
Kapolsek Harian, IPDA Rahmat Kurniawan, menjelaskan bahwa koordinasi cepat langsung dilakukan setelah informasi kebakaran diterima.
“Kami segera berkoordinasi dengan Manggala Agni, BPBD Samosir, KPH 13, tim damkar, serta pemerintah kecamatan dan desa. Personel gabungan dari TNI-Polri dan berbagai instansi lainnya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di sekitar area terdampak,” jelasnya.
Hingga Rabu sore (2/7) pukul 16.30 WIB, api di sebagian besar area telah berhasil dipadamkan. Namun, titik api kecil masih terlihat di lereng bukit bawah area rest area Tele, meskipun intensitasnya terus menurun.
IPDA Rahmat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian bersama Satuan Intelkam Polres Samosir telah melakukan penyelidikan awal untuk mencari tahu penyebab kebakaran.
“Kami menduga kebakaran ini terjadi akibat kelalaian atau tindakan sengaja dari oknum yang ingin membuka lahan untuk pertanian atau keperluan lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, PLT Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di musim kemarau yang rawan kebakaran.
“Kami meminta seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada saat melintasi kawasan Tele. Tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran api ke wilayah permukiman,” ujarnya.
Kesiapsiagaan dan kerja cepat lintas sektor ini menunjukkan komitmen Polres Samosir dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan meluas lebih jauh.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan guna memastikan penyebab kebakaran dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab.
(NAIN)
















