Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Aksi Penanaman Mangrove di Deli Serdang Sambut Hari Menanam Pohon Nasional

Deli Serdang | matanewstv.com

Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Nasional pada 28 November 2024, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia (RI) Dr. Hanif Faisol Nurofiq bersama Lembaga Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) serta PT Freeport Indonesia menggelar aksi penanaman pohon mangrove di pesisir muara Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (30/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, termasuk Presiden AMPHIBI Agus Salim Tanjung, Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Al Azhar Tengku Muhammad Fahri, serta dosen dan mahasiswa Universitas Medan Area yang tergabung dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Turut hadir pula perwakilan dari Pj Gubernur Sumatera Utara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut, AKBP Nawa Kurniawan sebagai Dewan Pembina AMPHIBI, Mayjen (Mar) Purn. Tomy Basari dari PT Freeport Indonesia, serta pejabat setempat dan masyarakat Desa Percut.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq menekankan pentingnya pelestarian mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem global.

Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3,4 juta hektare, yang merupakan 23% dari populasi mangrove dunia. Mangrove adalah ekosistem yang unik karena tumbuh di dasar lumpur dengan kandungan karbon lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan,” ujar Menteri Hanif.

Ia juga menjelaskan bahwa kerusakan habitat mangrove membutuhkan waktu ratusan tahun untuk pulih.

Oleh karena itu, upaya rehabilitasi harus dilakukan dengan strategi khusus, terutama untuk wilayah-wilayah yang terdampak limbah plastik di pesisir, di mana Indonesia menjadi penyumbang limbah plastik pesisir terbesar kedua di dunia.

Kami menargetkan rehabilitasi 700 ribu hektare mangrove secara nasional. Saat ini, baru sekitar 70 ribu hektare yang berhasil direhabilitasi. Kami optimis target ini dapat tercapai pada akhir masa kabinet dengan dukungan penuh dari berbagai pihak,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi PT Freeport Indonesia, yang mendukung rehabilitasi mangrove melalui pembiayaan dan pelaksanaan. Menurut Presiden AMPHIBI Agus Salim Tanjung, program ini melibatkan masyarakat Desa Percut yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Nelayan (KTHN) Amphibi Percut.

Hari ini kami menanam mangrove seluas 25 hektare menggunakan metode bambu belah, mulai dari bibir pantai hingga ke tengah laut sejauh satu kilometer. Program ini akan terus dipelihara selama tiga tahun ke depan,” jelas Agus Salim.

Ia juga berharap pola tanam ini menjadi acuan bagi pemerintah dalam menyusun metode rehabilitasi mangrove secara nasional.

Kami telah mengajukan program rehabilitasi seluas 150 hektare di Desa Percut. Ke depan, kami berharap kegiatan ini dapat diperluas dan menjadi model untuk program restorasi mangrove lainnya,” tambahnya.

Aksi penanaman mangrove ini menyoroti perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam pelestarian lingkungan. Menteri Hanif menegaskan bahwa pemerintah akan menyusun peta mangrove nasional dengan skala 1:50 ribu untuk mendukung pengelolaan yang lebih baik.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan terhadap mangrove di kawasan HPL (Hak Pengelolaan Lainnya) melalui regulasi yang sedang disusun.

Dengan semangat bersama, diharapkan rehabilitasi mangrove di Indonesia dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem global sekaligus memberdayakan masyarakat pesisir.

Penutupan kegiatan ini menandai langkah awal dari komitmen jangka panjang untuk melestarikan ekosistem mangrove yang menjadi kekayaan sekaligus tanggung jawab Indonesia.

(Nain)

 

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   BNCT Gandeng Surveyor Indonesia Lakukan Pengujian Kualitas Air Laut Demi Operasional Pelabuhan Ramah Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *