Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000IMG-20260521-WA0048

Polres Simalungun Amankan Aksi Unjuk Rasa di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei

SimalungunMATANEWSTV com  – Polres Simalungun, melalui Polsek Bosar Maligas, berhasil mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei pada Rabu, 31 Juli 2024.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada PT. Industri Nabati Lestari (INL).

Kapolsek Bosar Maligas, AKP Restuadi, S.H., mengungkapkan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa ini dilaksanakan berdasarkan beberapa dasar hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

“Kami juga berdasarkan surat pemberitahuan dari DPC KSPSI Kab. Simalungun dan DPD KNPI Kab. Simalungun serta perintah Kapolsek Bangun nomor Sprint/799/VII/OPS.4.5/2024,” tambahnya.

Kegiatan pengamanan dimulai dengan apel pengecekan dan arahan pimpinan pada pukul 09.00 WIB, yang dipimpin oleh AKP Restuadi dan Kabag Ops Polres Simalungun Martua Manik, S.H. Sekitar pukul 11.00 WIB, massa tiba di pintu gerbang utara Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, namun tidak diizinkan masuk oleh petugas keamanan.

Massa kemudian mengarah ke pintu gerbang barat.

Sekitar pukul 11.30 WIB, massa kembali dihadang oleh petugas Polri, TNI, dan keamanan perusahaan di gerbang barat, yang sempat menyebabkan dorong-dorongan.

Meskipun terjadi ketegangan, situasi tetap kondusif dan massa melanjutkan aksinya dengan tertib.

Pada pukul 14.00 WIB, mediasi dilakukan di Gedung Inovasi antara perwakilan massa yang dipimpin oleh Juni Pardomuan Saragih dan Hendy Surya Saputra dengan perwakilan PT. INL. Dalam mediasi ini, massa menuntut klarifikasi terkait tenaga kerja lokal dari PT. INL.

Baca juga   Pengamanan Kondusif, Polsubsektor Sei Suka Amankan Ibadah di Gereja HKBP Indrapura

Perwakilan perusahaan menunjukkan data terkait tenaga kerja lokal dan menyepakati beberapa poin dalam notulen rapat bersama delegasi KNPI dan SPSI.

Massa yang berunjuk rasa menggunakan berbagai kendaraan, termasuk mobil Jimmy, Avanza, Innova, dan Pick Up, serta membawa alat peraga seperti pengeras suara, mesin genset, bendera, dan spanduk.

Tuntutan mereka meliputi dorongan kepada KPK dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk menyelidiki proyek Pabrik Minyak Goreng (PMG I) PT. INL yang diduga terjadi mark-up, reformasi manajemen PT. INL, evaluasi izin oleh Kementerian Investasi/BKPM, dan pemecatan oknum-oknum yang diduga melakukan penyalahgunaan jabatan.

AKP Restuadi menyatakan bahwa pengamanan aksi ini berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami memastikan bahwa aksi unjuk rasa ini berjalan dengan aman dan tertib. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Sekitar pukul 17.30 WIB, aksi unjuk rasa berakhir dan massa meninggalkan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei dengan situasi yang tetap aman dan terkendali.

“Kami berterima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan ini. Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama kami,” tutup AKP Restuadi.

Pengamanan aksi unjuk rasa ini menunjukkan komitmen Polres Simalungun dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Dengan pengawalan yang profesional, diharapkan setiap aksi unjuk rasa dapat berjalan dengan aman dan damai tanpa mengganggu ketertiban umum.

Pihak kepolisian juga akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan dalam setiap aksi unjuk rasa.

(Nain)

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *