Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Sat Narkoba Polres Simalungun Catat Rekor: 110 Kasus Terungkap, 1,1 Kg Sabu Dimusnahkan dalam 7 Bulan

SUMUT đź”· matanewstv.com

MATANEWSTV.com | SIMALUNGUN – Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam perang melawan narkotika.

Sepanjang Januari hingga Juli 2025, satuan ini mencetak rekor gemilang dengan mengungkap 110 kasus tindak pidana narkoba, meringkus 139 tersangka, serta memusnahkan lebih dari 1,1 kilogram sabu dan ratusan gram ganja.

Capaian luar biasa ini menempatkan Polres Simalungun sebagai salah satu yang paling progresif dalam pemberantasan narkoba di wilayah Sumatera Utara.

Kepala Satuan Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Salamat Sirait, S.IP., S.H., M.H., dalam keterangannya pada Minggu (3/8/2025) mengatakan, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, strategi yang matang, serta dedikasi seluruh personel dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar.

“Kinerja personel kami dalam 7 bulan terakhir menunjukkan dedikasi luar biasa. Dari 110 kasus, sebanyak 77 telah diselesaikan secara profesional. Ini bukan hanya angka, tapi bukti komitmen kami terhadap keselamatan generasi bangsa,” tegas AKP Henry.

Juni Cetak Rekor Tertinggi, Mei Paling Banyak Sabu Disita

Dalam catatan Sat Narkoba, bulan Juni menjadi momen puncak dengan pengungkapan 30 kasus dan penangkapan 33 tersangka. Sedangkan pada bulan Mei, tim berhasil menyita sabu terbanyak sepanjang semester pertama 2025, yakni mencapai 587,25 gram. Kedua bulan tersebut menjadi sorotan atas keberhasilan strategi operasi terkoordinasi yang dijalankan secara masif dan sistematis.

“Juni menjadi bulan bersejarah, sedangkan Mei adalah pukulan telak bagi jaringan pengedar. Kami sudah rancang operasi ini sejak awal tahun dan pelaksanaannya membuahkan hasil maksimal,” tambahnya.

Barang Bukti Fantastis: Lebih dari 1,1 Kg Sabu dan Ratusan Gram Ganja Dimusnahkan

Total barang bukti yang berhasil diamankan dan dimusnahkan selama tujuh bulan mencapai angka mencengangkan: sabu-sabu seberat 1.109,85 gram, ganja 423,24 gram, biji ganja 20,68 gram, serta 29 butir pil ekstasi.

Jumlah ini menegaskan bahwa jaringan besar narkoba berhasil digulung, dengan sabu sebagai barang bukti dominan.

“Setiap gram sabu yang kami musnahkan adalah nyawa yang kami selamatkan. Sabu masih menjadi ancaman terbesar dengan jaringan distribusi yang sangat kompleks,” ungkap Kasat Narkoba.

Strategi Bertahap, Hasil Maksimal

Data bulanan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penanganan kasus: Januari (11 kasus/17 tersangka), Februari (19/31), Maret (15/20), April (9/10), Mei (26/28), dan Juni (30/33). Setiap bulan membawa taktik baru, dari konsolidasi hingga penyerangan besar-besaran.

“Februari adalah momen kebangkitan, April kami pakai untuk konsolidasi taktik, lalu melancarkan serangan besar di Mei dan Juni,” jelas AKP Henry.

Tingkat penyelesaian kasus mencapai 70 persen, dengan 77 kasus tuntas dan 33 sisanya masih dalam proses pendalaman guna membongkar jaringan lebih luas.

Pendekatan Komprehensif dan Sinergi Lintas Instansi

Keberhasilan ini bukan semata hasil kerja operasional di lapangan. Sat Narkoba Polres Simalungun menerapkan pendekatan multi-level: menggabungkan intelijen, koordinasi lintas sektor, serta menyasar semua lapisan, dari pemakai hingga bandar besar.

 “Kami tidak hanya memburu pengguna. Fokus utama kami adalah membongkar jaringan besar. Setiap tersangka menjadi kunci membuka rantai distribusi yang lebih dalam,” ungkapnya.

Peran Strategis Masyarakat

Tak kalah penting, AKP Henry menggarisbawahi bahwa keberhasilan ini tak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan dukungan terhadap berbagai operasi.

“Masyarakat adalah mata dan telinga kami. Informasi dari warga sangat vital. Kami tindaklanjuti dengan serius dan hasilnya sangat signifikan,” ujarnya.

Komitmen Menjadi Wilayah Bebas Narkoba

Ke depan, Sat Narkoba Polres Simalungun berkomitmen memperkuat operasi, meningkatkan sinergi, dan memperluas jangkauan untuk menjadikan Simalungun sebagai wilayah bebas narkoba.

“Kami tidak akan berhenti. Posisi terdepan yang telah diraih akan terus dipertahankan dan ditingkatkan. Target kami jelas: Simalungun bebas narkoba,” tegas AKP Henry Salamat Sirait menutup pernyataannya.

Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi lintas elemen, Sat Narkoba Polres Simalungun membuktikan bahwa pemberantasan narkoba bukan sekadar wacana, melainkan misi nyata yang dijalankan dengan ketegasan, keberanian, dan integritas.

(Ilham Lubis)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Saling di Poskamling, Polsek Siantar Timur Ajak Petugas Ronda Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *