Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Operasi Patuh Toba 2025 Resmi Dimulai, Polda Sumut Fokus Tekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

SUMUT | matanewstv.com

Medan | MATANEWSTV.com – Polda Sumatera Utara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Toba 2025 pada Senin (14/7/2025) pagi di halaman Mapolda Sumut.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., dan melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Jasa Raharja.

Operasi Patuh Toba 2025 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dan meminimalisir fatalitas kecelakaan di wilayah Sumatera Utara.

Dirlantas Polda

Pol Firman Darmansyah, S.I.K., usai apel menyampaikan bahwa operasi ini akan lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif seperti edukasi, sosialisasi, serta patroli di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.

Sasaran Pelanggaran Kasat Mata

“Fokus kami adalah pelanggaran lalu lintas yang kasat mata dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti menerobos lampu merah, melawan arus, berkendara ugal-ugalan, penggunaan knalpot brong, hingga pengendara sepeda motor yang membawa lebih dari dua orang,” jelas Firman kepada awak media.

Meski mengutamakan pendekatan persuasif, Firman menegaskan bahwa tindakan tegas tetap diberlakukan untuk pelanggaran berat.

“Jika satu orang tidak memakai helm, masih bisa ditegur. Tapi jika dua-duanya tidak pakai helm atau melawan arus, itu langsung kami tindak dengan tilang,” tegasnya.

ETLE Diaktifkan 24 Jam

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025, Polda Sumut juga mengandalkan teknologi melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang kini telah terpasang di 10 titik strategis di Sumatera Utara, termasuk di wilayah Simalungun.

“Kamera ETLE beroperasi 24 jam penuh. Jadi, siapa pun yang melanggar akan terekam dan langsung diproses secara otomatis,” ujar Firman mengingatkan.

Sementara untuk pelanggaran kendaraan over kapasitas (overload), tindakan akan dimulai dengan pendekatan persuasif dan edukatif. Namun, jika pelanggaran terus diulangi, sanksi tegas akan diterapkan.

Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas

Dalam amanatnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan menekankan bahwa Operasi Patuh Toba 2025 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, melainkan juga sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.

Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan yang humanis, profesional, dan berintegritas oleh seluruh personel yang terlibat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Jangan parkir sembarangan, apalagi di bahu jalan. Jika telah diberi peringatan berkali-kali namun tetap melanggar, kami akan ambil tindakan tegas bersama Dishub dan Pom TNI,” ucap Kapolda seperti disampaikan kembali oleh Firman.

Dengan digelarnya Operasi Patuh Toba 2025, Polda Sumut berharap adanya penurunan signifikan terhadap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Lebih jauh, operasi ini diharapkan mampu membentuk kesadaran kolektif masyarakat untuk selalu mengutamakan Kamseltibcarlantas — keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas — demi keselamatan bersama di jalan raya.  (A.YD)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Personel Polsek Labuhan Ruku Atur Lalu Lintas, Cegah Kemacetan dan Kecelakaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *