MEDAN, MATANEWSTV.com – Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Al Manar Medan menggelar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) periode baru. Proses pemilihan berlangsung layaknya pemilu dengan mekanisme satu orang satu suara.
Pemilihan yang mengusung tema “Pendidikan Menyalakan Cahaya Pengetahuan” itu digelar di Aula Al Manar, Jumat (25/9/2026). Tiga pasangan calon bersaing memperebutkan suara guru dan siswa.
Ketiga pasangan tersebut yakni nomor urut 1 Geysan-Aisy Alfarid, nomor urut 2 Ulfaira-Ayla, serta nomor urut 3 Reyval-Nazwa. Seluruh pasangan merupakan siswa kelas VIII.
Sebanyak 28 guru dan 302 siswa kelas VII, VIII, dan IX tercatat sebagai pemilih. Kepala MTs Al Manar, Ustad Irham Khalid Tanjung, menjadi pemilih pertama sebelum proses pencoblosan dilanjutkan oleh para guru dan siswa.
Panitia kemudian melakukan penghitungan suara secara manual setelah seluruh pemilih memberikan hak suaranya.
Hasil penghitungan menunjukkan pasangan nomor urut 3, Reyval-Nazwa, meraih suara terbanyak dengan 220 suara. Pasangan nomor urut 1 Geysan-Aisy Alfarid memperoleh 33 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 Ulfaira-Ayla meraih 16 suara. Selain itu, terdapat 7 suara tidak sah.
Dengan hasil tersebut, Reyval dan Nazwa ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTs Al Manar Medan.
Dalam sambutan perdananya, Reyval menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama Nazwa. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik melalui kerja sama seluruh warga madrasah.
“Kita akan menjalin kerja sama dengan para guru, seluruh siswa dan MTs lainnya di Medan,” kata Reyval.
Kepala MTs Al Manar Medan, Ustad Irham Khalid Tanjung, mengapresiasi seluruh guru, siswa, dan panitia yang telah mengikuti rangkaian pemilihan hingga berjalan tertib dan lancar.
Menurut dia, pemilihan OSIM bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengenal organisasi dan praktik demokrasi sejak dini.
“Ini pelajaran yang berharga bagi seluruh pelajar Al Manar dalam berorganisasi dan berdemokrasi. Kelak ini akan menjadi pengalaman. Tetapi yang utama harus tetap memprioritaskan belajar dan kerja sama yang baik dengan semua pihak,” ujar Irham.
Ia kemudian mengucapkan selamat kepada Reyval dan Nazwa yang mendapat kepercayaan memimpin OSIM MTs Al Manar.
“Semoga amanah yang dipercayakan dapat dijalankan dengan baik,” katanya.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, OSIM MTs Al Manar diharapkan mampu menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kepemimpinan, tanggung jawab, kreativitas, sekaligus membangun budaya demokrasi di lingkungan madrasah.
(A.yd)


















