IMG-20260629-WA0278

IKAJARA Dorong Pemilihan Jaka dan Dara Kota Medan Kembali Digelar pada 2026

MEDAN, MATANEWSTV.com — Keluarga besar Ikatan Jaka dan Dara Kota Medan (IKAJARA) berharap Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar Pemilihan Jaka dan Dara Kota Medan pada 2026.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Ikatan Jaka dan Dara Kota Medan periode 2020–2023, Ari Ismail, bersama sejumlah senior dan alumni IKAJARA. Mereka menilai ajang tersebut perlu kembali diaktifkan sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda sekaligus promosi budaya dan pariwisata Kota Medan.

Ari mengatakan, Pemilihan Jaka dan Dara Kota Medan terakhir kali dilaksanakan pada 2022. Setelah itu, kegiatan serupa belum kembali digelar hingga 2026.

“Kami berharap kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan agar kembali melaksanakan Pemilihan Jaka dan Dara Kota Medan tahun 2026,” ujar Ari bersama para senior IKAJARA.

Menurutnya, keberadaan Jaka dan Dara memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi budaya, pariwisata dan berbagai keunggulan Kota Medan kepada masyarakat luas.

Para alumni juga memahami adanya kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan organisasi perangkat daerah. Namun, mereka berharap kondisi tersebut tidak menjadi hambatan untuk menghidupkan kembali wadah pembinaan generasi muda di bidang pariwisata dan kebudayaan.

IKAJARA menilai pemilihan tersebut dapat menjadi ruang bagi para peserta dari berbagai kelurahan dan kecamatan di Kota Medan untuk mengembangkan kemampuan, wawasan, kreativitas serta potensi diri.

Para Jaka dan Dara terpilih nantinya diharapkan tidak hanya menjadi representasi generasi muda Kota Medan, tetapi juga dapat berperan sebagai mitra promosi budaya dan destinasi pariwisata daerah.

Harapan itu juga dinilai sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, khususnya dalam pengembangan kota yang berbudaya, energik, ramah, tertib, unggul, aman dan humanis.

“Jaka dan Dara diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mempromosikan budaya dan pariwisata Kota Medan serta mendorong partisipasi aktif generasi muda,” kata Ari.

IKAJARA sendiri memiliki sejarah panjang. Organisasi Ikatan Jaka dan Dara Kota Medan disebut telah terbentuk pada periode 1999–2000 dan pada masa awal keberadaannya mendapat pengesahan serta dukungan dari Wali Kota Medan saat itu, almarhum H. Bachtiar Djafar, yang juga pernah menjadi Dewan Penasehat.

Dengan perjalanan tersebut, para alumni berharap keberadaan organisasi dan program Jaka dan Dara Kota Medan dapat kembali diperkuat dan dikembangkan.

Mereka pun meminta Dinas Pariwisata Kota Medan mempertimbangkan pelaksanaan Pemilihan Jaka dan Dara Kota Medan 2026 sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi generasi muda sekaligus memperkuat promosi budaya dan pariwisata Kota Medan.

Ari Ismail bersama para senior dan alumni IKAJARA menegaskan bahwa harapan tersebut bukan semata untuk menghidupkan kembali sebuah ajang pemilihan, tetapi juga membuka ruang pembinaan dan kontribusi generasi muda bagi kemajuan Kota Medan.

(AH)

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076
Baca juga   Kapolrestabes Medan: Antonius Tumanggor dan Anaknya Belum Ditahan, Masih Wajib Lapor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *