Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Gembong Pencuri Sawit di Kebun PTPN IV Tandem Diduga Kebal Hukum, Warga Desak Penindakan Tegas

SUMUT đź”¶ matanewstv.com

Deli Serdang | MATANEWSTV.com — Sosok pria berinisial Bagus, warga Blok 2 Dusun 20 Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, kini menjadi buah bibir masyarakat.

Ia diduga kuat sebagai dalang di balik maraknya aksi pencurian tandan buah segar (TBS) dan brondolan sawit di wilayah kebun milik MKSO PTPN IV Tandem Group.

Ironisnya, meski aktivitas ilegal tersebut sudah lama berlangsung dan terang-terangan dilakukan, aparat penegak hukum belum juga bertindak. Warga menilai kondisi ini sebagai bentuk pembiaran yang mencederai rasa keadilan.

Menurut informasi yang diperoleh dari sejumlah sumber masyarakat yang enggan disebutkan namanya, Bagus kerap terlihat mengangkut hasil curian sawit dari areal perkebunan MKSO PTPN IV di kawasan Paya Bakung, Sei Semayang, Klambir V Afdeling VI hingga Klumpang Afdeling VI.

Aksi tersebut dilakukan menggunakan mobil pikap L300 berpelat palsu, seperti BK 8344 RF dan BK 8946 RF, yang disebut-sebut milik seseorang berinisial IW, dengan dukungan surat pengantar palsu.

“Sudah seperti kebal hukum. Bebas mencuri, seperti tak tersentuh,” ujar seorang warga yang menyaksikan langsung kegiatan tersebut.

Sawit hasil curian tersebut kemudian dijual ke sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di wilayah Langkat dan Bi

Ia secara terbuka mengaku aktivitas tersebut telah “diatur” dan mendapat restu dari pihak-pihak berwenang”sudah kita atur. Dari PTPN IV sampai aparat juga sudah tahu,” ucap Bagus dengan nada percaya diri, terkesan kebal hukum.

Pernyataan tersebut menambah kecurigaan publik bahwa pencurian sawit ini dilakukan secara sistematis dengan keterlibatan orang dalam dan perlindungan oknum tertentu.

Upaya konfirmasi kepada pihak pengamanan kebun MKSO PTPN IV juga menemui jalan buntu.Papam Khairuddin, saat dihubungi melalui ponsel pada Selasa sore pukul 16.00 WIB, tidak merespons.

Baca juga   Dugaan Penganiayaan di Jalan Nanggar Diselesaikan Polsek Siantar Utara Melalui Problem Solving

Warga dan tokoh masyarakat di Kecamatan Hamparan Perak kini mendesak Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolsek Hamparan Perak untuk bertindak tegas.

Mereka menuntut pengusutan tuntas jaringan pencurian sawit yang dinilai telah merugikan negara dan mengikis kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

 “Ini bukan pencurian biasa, ini mafia. Negara dirugikan, hukum dicoreng,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang berharap aparat tidak tinggal diam

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PTPN IV, maupun dari aparat kepolisian setempat.

Warga berharap ada langkah cepat dan transparan untuk menuntaskan persoalan ini demi keadilan dan kepastian hukum di tanah perkebunan Sumatera Utara.

(Tim)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *