MATANEWSTV.com | Labuhanbatu Selatan — Maraknya peredaran narkoba dan aksi pencurian buah serta brondolan kelapa sawit di Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, menjadi perhatian serius unsur Forkopimca setempat. Persoalan itu dibahas secara terbuka dalam diskusi publik dan sosialisasi yang digelar di Balai Dusun Air Serdang (A3), Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Kampung Rakyat AKP Muhammad Ilham Lubis, S.H., Camat Kampung Rakyat Ali Brahamsar Nasution, S.E., M.M., Ketua KPAD Labuhanbatu Selatan Ilham Daulay, S.H.i., PJ Kepala Desa Air Merah Samsir Siregar, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ibu-ibu perwiritan, hingga warga setempat.
Dalam forum itu, warga menyampaikan langsung keresahan mereka terkait maraknya peredaran narkoba dan pencurian sawit yang dinilai semakin merusak kondisi sosial masyarakat.
Camat Kampung Rakyat Ali Brahamsar Nasution menegaskan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap langkah pemberantasan narkoba dan tindak pidana pencurian sawit di wilayah tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Kampung Rakyat sangat mendukung sepenuhnya pemberantasan narkoba, pencurian buah dan brondolan kelapa sawit yang marak di Desa Air Merah ini. Namun pemberantasan itu tidak bisa berjalan sendiri, harus ada kerja sama masyarakat dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K., melalui Kapolsek Kampung Rakyat AKP Muhammad Ilham Lubis menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak pelaku narkoba, pencurian sawit, hingga penadah barang curian di wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat.
Dalam pemaparannya, AKP Ilham Lubis juga menjelaskan perubahan aturan terkait Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dalam KUHP baru.
“Kalau di KUHP lama Tipiring bisa ditahan dengan kerugian Rp2,5 juta, sekarang di KUHP baru kerugian Rp500 ribu sudah bisa dilakukan penahanan,” jelasnya di hadapan warga.
Kapolsek turut meminta partisipasi aktif masyarakat untuk memberikan informasi terkait bandar narkoba maupun pelaku pencurian sawit agar dapat segera ditindaklanjuti aparat kepolisian.
“Saya minta tolong kepada bapak dan ibu, bantu kami memberikan informasi tentang bandar sabu, pencuri buah sawit dan para penadahnya agar dapat segera kami tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Diskusi berlangsung dinamis ketika sejumlah warga menyampaikan kritik secara langsung kepada aparat penegak hukum. Kepala Dusun Gariang Pasar, Herman Alamsyah Nasution, meminta kepolisian tidak hanya sebatas menyampaikan janji pemberantasan.
Kritik serupa juga disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Air Merah, Raja Arif Nasution, yang berharap adanya tindakan nyata terhadap pelaku kejahatan yang selama ini meresahkan masyarakat.
Keresahan juga datang dari kalangan pendidikan. Melawati, S.Pd., mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keterlibatan anak-anak usia sekolah dalam aksi pencurian sawit.
“Sering kali yang mencuri buah sawit di sini anak-anak tingkat SLTP. Ketika dinasehati orang lain mereka malah melawan,” ujarnya prihatin.
Sorotan tajam turut disampaikan Ketua KPAD Labuhanbatu Selatan, Ilham Daulay. Ia menilai persoalan narkoba di Desa Air Merah telah berdampak serius terhadap masa depan anak-anak.
“Sekarang banyak anak-anak lebih memilih mencari berondolan sawit daripada pergi sekolah, karena hasil berondolan itu ditukar dengan sabu,” ungkapnya.
Ia meminta aparat kepolisian membuktikan keseriusan dalam menangkap bandar narkoba dan penadah sawit yang selama ini dinilai belum tersentuh hukum.
Menanggapi berbagai masukan dan kritik warga, Kapolsek Kampung Rakyat menegaskan pihaknya akan meningkatkan langkah preventif maupun penindakan, termasuk melalui operasi bertajuk “Kasih Sayang” yang menyasar anak-anak yang berkeliaran saat jam sekolah maupun malam hari.
Dalam operasi tersebut, anak-anak yang terjaring akan dibawa ke Polsek Kampung Rakyat untuk dilakukan pembinaan, pemanggilan orang tua, hingga tes urine. Jika terbukti positif menggunakan narkoba, kepolisian akan merekomendasikan rehabilitasi.
Meski diwarnai kritik keras dari masyarakat, diskusi publik berlangsung aman dan kondusif. Forum tersebut menjadi ruang terbuka antara warga, kepolisian, dan Forkopimca dalam mencari solusi atas persoalan narkoba dan pencurian sawit yang selama ini menghantui Desa Air Merah.
(Ali Doar Nasution S.Pd)

















