MATANEWSTV.com | Medan Belawan – Belawan New Container Terminal (BNCT) secara resmi meluncurkan Tumbuh Bersama, sebuah inisiatif ketahanan komunitas yang bertujuan menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat Belawan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BNCT, Pemerintah Kota Medan, DP World, DP World Foundation, dan Pelindo.
Peluncuran program berlangsung di Terminal BNCT, Rabu (22/10/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya CFO INA Edi Purwanto, Danlantamal I Laksda Deny Septiana, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, Wali Kota Medan Rico Waas, Presiden Direktur BNCT Suffian Manaf, serta CEO dan Managing Director DP World Asia Pacific Glen Hilton dan William Khoury selaku Komisaris BNCT.
Acara peluncuran ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) program Tumbuh Bersama serta peresmian simbolis kegiatan restorasi mangrove sebagai langkah awal pelaksanaan inisiatif tersebut.
Presiden Direktur BNCT, Suffian Manaf, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen BNCT bersama para mitra strategis dalam memberikan dukungan sosial dan ekonomi kepada masyarakat sekitar.
“Keberhasilan bisnis BNCT bergantung pada sejauh mana kami dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat lokal. Melalui inisiatif ini, kami ingin tumbuh bersama masyarakat Belawan untuk membangun kesejahteraan jangka panjang,” ujar Suffian Manaf.
Sementara itu, CEO dan Managing Director DP World Asia Pacific, Glen Hilton, menegaskan bahwa Tumbuh Bersama dirancang berdasarkan hasil Community Needs Assessment yang dilakukan pada Juli 2025.
Kajian tersebut melibatkan masyarakat lokal dan otoritas setempat untuk mengidentifikasi kebutuhan utama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
“Inisiatif ini lahir dari dan untuk masyarakat lokal, dengan tujuan menciptakan dampak berkelanjutan yang melampaui aspek logistik—mendukung ketahanan lingkungan dan generasi masa depan,” ujar Glen Hilton.
“Kami ingin memastikan Indonesia tumbuh bersama kami secara berkelanjutan dan inklusif.” Tambahnya
Berdasarkan hasil kajian tersebut, pelaksanaan program dibagi menjadi dua tahap.
Pada tahap pertama, akan dilakukan restorasi mangrove seluas 22 hektare di kawasan Hamparan Perak guna meningkatkan keanekaragaman hayati, mencegah abrasi pantai, serta mendukung penyimpanan karbon biru.
Selain itu, akan dibangun sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Pelabuhan Belawan, dengan Pelindo menyediakan lahan pembangunan.
Pada tahap kedua yang dijadwalkan berjalan pada tahun 2027, program akan berfokus pada penyediaan fasilitas kesehatan, seperti pembangunan pusat layanan medis dan ambulans bagi masyarakat Belawan.
Selain itu, program juga akan memberdayakan nelayan lokal melalui pelatihan, penyediaan peralatan tangkap modern, pembangunan dermaga baru, serta penyediaan reefer box bertenaga surya untuk menjaga kualitas hasil tangkapan.
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menyambut baik sinergi yang terbangun dalam program tersebut.
“Kami bangga dapat menjadi bagian dari inisiatif penting ini. Pembangunan sekolah yang akan dilakukan bersama BNCT dan Kementerian Pendidikan menjadi langkah konkret memperluas akses pendidikan berkualitas. Ini juga sejalan dengan upaya kami memperkuat peran Belawan sebagai pelabuhan utama sekaligus menjadikannya tempat yang lebih baik untuk ditinggali dan bekerja,” ujar Arif Suhartono.
Melalui Tumbuh Bersama, BNCT bersama para mitra berupaya mengintegrasikan pembangunan sosial dengan pelestarian lingkungan secara berkesinambungan.
Program ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menjadikan Belawan tidak hanya sebagai simpul perdagangan strategis nasional dan internasional, tetapi juga sebagai kawasan yang sejahtera, berdaya, dan ramah lingkungan.
🔶FS

















