Deliserdang | matanewstv.com
Sebuah video mengharukan beredar luas di media sosial, memperlihatkan seorang anak tunawisma menangis histeris di depan jenazah ayahnya di ruang jenazah RSUD dr. Pirngadi Medan.
Kisah pilu ini langsung menarik perhatian berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Deliserdang dari Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnil Ginting SE, dan aparat kepolisian yang turut memberikan bantuan.
Aiptu Sabar Sianturi, anggota Dirlantas Polda Sumatera Utara, menjadi sosok yang paling disorot dalam kejadian ini.
Tanpa ragu, ia tergerak untuk membantu bocah tersebut, Tina Sianturi, agar jenazah ayahnya tidak dimakamkan sebagai Mr. X. Ia bahkan menggunakan dana pribadi untuk membiayai pemakaman di Tempat Pemakaman Umum Kristen di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.
Tidak berhenti di situ, Aiptu Sabar Sianturi juga mengajak Tina tinggal bersamanya di rumah pribadinya di Komplek Perumahan J Walk, Medan Johor.
Ia berusaha memberikan kasih sayang dan perhatian layaknya anak kandung sendiri.
Demi menghibur hati Tina, ia sering mengajaknya bermain bersama anak-anaknya untuk membantu memulihkan kondisi psikisnya yang masih berduka.
Melihat aksi heroik tersebut, Muhammad Dahnil Ginting SE langsung bergerak menuju rumah Aiptu Sabar untuk memastikan kondisi Tina. Dalam keterangannya, Dahnil Ginting menyampaikan apresiasi yang mendalam atas aksi kemanusiaan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi tindakan kemanusiaan yang dilakukan Aiptu Sabar Sianturi. Ini membuktikan bahwa masih banyak anggota kepolisian yang berhati mulia dan peduli terhadap sesama. Saya juga berterima kasih kepada Kapolda Sumatera Utara dan seluruh jajarannya yang terus mendukung anggota yang berbuat kebaikan seperti ini,” ujar Dahnil Ginting.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak selalu berprasangka buruk terhadap aparat kepolisian.
Menurutnya, masih banyak anggota polisi yang memiliki kepedulian tinggi dan berdedikasi dalam membantu masyarakat.
“Kisah Aiptu Sabar Sianturi ini seharusnya menjadi inspirasi bagi kita semua, terutama bagi anggota kepolisian lainnya, agar selalu mengedepankan sisi kemanusiaan dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah berbagai tantangan, masih ada aparat kepolisian yang mengedepankan hati nurani dalam menjalankan tugas.
Tindakan Aiptu Sabar Sianturi diharapkan dapat menjadi teladan, baik bagi masyarakat maupun bagi institusi kepolisian, dalam membangun kepercayaan publik yang lebih baik.
🔻Nain

















