MATANEWSTV com || LABUHANBATU – Polres Labuhan Batu menunjukkan kepedulian dengan mengirimkan tim kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat untuk memeriksa kondisi kesehatan seorang aktivis dari kelompok masyarakat yang menentang beroperasinya kembali Pabrik Pengolahan Minyak Kelapa Sawit PT. PPSP di Kelurahan Pulo Padang, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatra Utara. 17/05/2024
Kapolres Labuhan Batu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasidokkes Polres Labuhan Batu, dr. Yessy Ulandari Natasia S, M. Biomed, yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Labuhan Batu, AKP Parlando Napitupulu, SH, menjelaskan bahwa tindakan ini diambil setelah mengetahui kondisi Zulpan Rambe, seorang aktivis yang terlibat dalam aksi teatrikal kubur diri.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes dari kelompok masyarakat yang menolak beroperasinya kembali pabrik tersebut.
Pada Jumat sore, sekitar pukul 17.10 WIB, rekan-rekan Zulpan Rambe menemukan dirinya dalam keadaan pingsan setelah dikubur hidup-hidup sebagai bagian dari aksi teatrikal.
Mereka segera menggali tanah dan memberikan pertolongan pertama, namun Zulpan Rambe tidak juga sadarkan diri. Akhirnya, ia dibawa ke RSUD Rantauprapat menggunakan kendaraan pribadi.
Untuk memastikan kondisi kesehatan Zulpan Rambe dan menghindari informasi yang simpang siur, Kabag Ops Polres Labuhan Batu, Kompol Rapi Pinakri, S.I.K., MH, bersama Kasidokkes dan personel kesehatan, mendampingi pemeriksaan di RSUD Rantauprapat. Namun, niat baik dari Polres Labuhan Batu ini ditolak oleh pihak kelompok masyarakat tersebut.
“Sampai saat ini, rekan mereka masih dirawat di RSUD Rantauprapat dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Labuhan Batu dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkas AKP Parlando Napitupulu.
“Polres Labuhan Batu tetap berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat serta siap memberikan bantuan medis jika diperlukan.” Pungkas Kasi Humas.
**(Heri)**

















