Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Tim Intelair Polda Sumut Sita 1.600 Ekor Ketam Tapak Kuda di Serdang Bedagai

 

MATANEWSTV com || Belawan – Dalam sebuah operasi yang dipimpin oleh Tim Intelair Direktorat Polisi Air Dan Udara (Ditolairud) Polda Sumut, berhasil menyita sebanyak 1.600 ekor ketam tapak kuda/belangkas di Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Selasa (07/05/2024).

Kepala Direktorat Polisi Air Dan Udara Polda Sumut, Kombes Pol.Rudi Rifani, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Halaman Markas Dit Polairud Belawan, Senin (13/05/2024), menyampaikan “Bahwa operasi tersebut berawal dari informasi mengenai adanya jaringan pengepulan hewan dilindungi.” Ungkapnya

Menurut Rudi, dalam pemeriksaan terhadap tersangka Suriyadi, ditemukan bahwa sebanyak 1.600 ekor ketam tapak kuda dalam keadaan mati disimpan di sebuah lemari es/freezer.

Pelaku memperoleh ketam-ketam tersebut dari seorang nelayan ikan dengan harga Rp.12 ribu dan menjualnya kembali seharga Rp.17 ribu kepada pembeli bernama Irfan.

Atas perbuatannya, Suriyadi akan dijerat dengan UU No.5 Tahun 1990 tentang konservasi dan sumber daya alam hayati dan ekosistem, pasal 40 ayat 2 Juncto Pasal 21 ayat 2 huruf B. Ancaman hukumannya adalah penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal Rp 100 Juta.

Untuk mengatasi dampak lingkungan dari bangkai ketam-ketam tersebut, 1.600 ekor ketam tapak kuda tersebut akan dimusnahkan dengan cara ditimbun di halaman belakang Markas Dit Polairud Polda Sumut.

Operasi ini menegaskan komitmen Polda Sumut dalam melindungi sumber daya alam dan menindak tegas pelaku kejahatan konservasi.” Pungkas Kasi Humas.     (Nain)

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Waka Polres Batu Bara Cek Kesiapan Pos Pam 2 Sei Bejangkar Operasi Lilin Toba 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *