Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

Polres Nias Selatan Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana 2025, Pastikan Kesiapan Personel dan Sarpras Hadapi Musim Hujan

MATANEWSTV.com | Nias Selatan – Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam yang meningkat akibat datangnya musim hujan dan fenomena La Nina, Polres Nias Selatan menggelar Apel Gelar Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Nias Selatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H. dan diikuti oleh berbagai unsur lintas sektor seperti TNI, Satpol PP, Damkar, BPBD, serta Siswa PKS Kabupaten Nias Selatan.

Apel tersebut menjadi langkah nyata Polres Nias Selatan dalam memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana (sarpras) untuk menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Nias Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Nias Selatan SOKHIATULO LAIA, Danlanal Nias Letkol Laut (P) LEXI EFFRAIM DUMAIS, S.E., M.Tr.Opsla, perwakilan Koramil 12 Teluk Dalam Serma Sofyan Siregar, Kepala BPBD Arozatulo Maduwu, S.Pd, dan Kasat Pol PP Nias Selatan Dionisius Wau, S.E., M.M.

Dalam rangkaian kegiatan, Kapolres bersama Forkopimda melakukan pemeriksaan pasukan dan peralatan untuk memastikan seluruh unit dalam kondisi siap digerakkan kapan pun dibutuhkan.

Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektor

Dalam amanatnya, AKBP Ferry Mulyana menegaskan pentingnya kesiapsiagaan serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Apel yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarpras dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Diharapkan seluruh personel dan stakeholder dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat demi menjamin keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa secara geografis Indonesia berada di kawasan Ring of Fire atau cincin api dunia yang rawan terhadap berbagai jenis bencana.

Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim hujan akan terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026, dengan potensi La Nina yang dapat berlangsung hingga Februari 2026. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Ia turut mengutip arahan Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa negara harus selalu hadir melindungi rakyat dari berbagai ancaman, termasuk bencana alam.

Delapan Penekanan Kapolres Nias Selatan

Sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan, AKBP Ferry menyampaikan delapan poin penekanan kepada seluruh peserta apel, yakni:

1. Deteksi Dini dan Pemetaan Wilayah, dengan melakukan pemetaan berkelanjutan bersama BMKG.

2. Penyampaian Informasi dan Imbauan Kamtibmas secara aktif kepada masyarakat.

3. Kesiapan Sarpras, memastikan personel dan logistik pendukung siap digunakan.

4. Simulasi Rutin, dengan latihan tanggap darurat berkala.

5. Kecepatan Respons, dalam evakuasi dan penyaluran bantuan.

6. Pelaksanaan Tugas Kemanusiaan dengan empati, humanis, dan profesional.

7. Evaluasi Berkelanjutan terhadap seluruh tahapan penanggulangan bencana.

8. Koordinasi Lintas Sektor secara terpadu dan berkesinambungan.

Apel kesiapsiagaan ini diakhiri dengan pesan semangat kemanusiaan. Kapolres Nias Selatan berharap seluruh elemen yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan dedikasi dan tanggung jawab tinggi demi keselamatan masyarakat.

“Penanggulangan bencana bukan sekadar tugas kedinasan, tetapi panggilan kemanusiaan. Mari kita hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi rakyat,” pungkas AKBP Ferry.

🔶 Nain

(Humas Polres Nias Selatan)

 

 

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   BPBD Karo Bersama Tim SAR Medan Dan Babinsa Koramil 08/Tigabinanga Dibantu Warga Temukan Korban Hanyut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *