Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-202653-0000 IMG-20260320-WA0015

“Secangkir Kopi, Sejuta Kepercayaan”: Polsek Tanah Jawa Bangun Kedekatan Lewat Program Jumat Curhat

Sumut | MataNewsTv.Com

Simalungun — Dalam semangat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Polsek Tanah Jawa kembali menggelar program “Jumat Curhat” pada Jumat (11/7/2025) di sebuah warung kopi sederhana milik Mesman alias Jeje di Huta II, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB ini dipimpin oleh Panit I Binmas IPTU H. Pangeran Sidauruk, didampingi :

  • IPDA R. Perangin Angin,
  • Aiptu P. E. Pakpahan,
  • Aiptu Ricart Sianturi, serta
  • ASN Suhendra.

Kehadiran mereka mewakili Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., dalam rangka mempererat hubungan emosional dengan warga melalui pendekatan dialogis dan humanis.

“Program Jumat Curhat merupakan upaya kami untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung keluhan, aspirasi, dan saran warga demi menciptakan pelayanan kepolisian yang lebih responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujar Kompol Asmon Bufitra saat dikonfirmasi, Jumat malam (11/7), sekitar pukul 23.10 WIB.

Pemilihan warung kopi Mesman sebagai lokasi kegiatan dinilai sangat tepat.

Selain menjadi tempat favorit warga untuk berkumpul, suasana warung yang santai menciptakan atmosfer yang kondusif untuk berdiskusi terbuka.

Hal ini sejalan dengan filosofi pendekatan yang diusung dalam program Jumat Curhat.

“Kami memilih lokasi yang akrab dan nyaman bagi masyarakat agar mereka lebih rileks dan terbuka dalam menyampaikan unek-uneknya,” jelas Kompol Asmon Bufitra.

Dalam suasana hangat yang didukung cuaca cerah, warga menyambut kegiatan ini dengan antusias.

Berbagai persoalan mengemuka dalam dialog, mulai dari isu keamanan lingkungan, lalu lintas, hingga pelayanan publik.

IPTU H. Pangeran Sidauruk memimpin diskusi dengan pendekatan yang solutif dan penuh empati, memastikan setiap masukan warga direspons dengan serius.

“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran masyarakat sangat luar biasa. Mereka merasa dihargai dan didengar,” imbuh Kompol Asmon Bufitra.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. Petugas memberikan informasi praktis seperti tata cara pelaporan kejahatan, nomor kontak darurat, serta tips menjaga keamanan lingkungan secara mandiri.

Menurut Mesman, kehadiran personel kepolisian di warung kopinya memberikan rasa aman dan kenyamanan tersendiri bagi pelanggan.

“Saya sangat senang warung ini bisa jadi tempat berkumpulnya warga dan polisi. Rasanya seperti keluarga besar yang saling peduli,” tuturnya.

Program Jumat Curhat dinilai sebagai bentuk implementasi nyata dari konsep community policing yang lebih inklusif dan humanis.

Melalui pendekatan informal, kepolisian berhasil menjembatani sekat-sekat sosial yang selama ini mungkin ada, membangun kepercayaan publik, dan mengedepankan tindakan preventif daripada represif.

“Kami berharap program seperti ini terus berjalan konsisten. Ketika masyarakat merasa dekat dan percaya kepada polisi, mereka pun akan lebih aktif terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan,” pungkas Kompol Asmon Bufitra.

Dengan duduk bersama warga dan menyeduh secangkir kopi, Polsek Tanah Jawa membuktikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bisa dibangun dari rasa saling percaya dari hal-hal kecil yang berarti besar.

_________

Ilham Lubis^

IMG-20260316-WA0061 Hijau-Putih-Minimalis-Ucapan-Selamat-Hari-Raya-Idul-Fitri-Kiriman-Instagr-20260305-153802-0000
Baca juga   Banjir Bandang dan Longsor di Parapat, Polres Simalungun Alihkan Arus Lalu Lintas..!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *