IMG-20260629-WA0278

Aksi Demo Ribuan Kader Al Washliyah di Deli Serdang Ricuh, Pagar Kantor Bupati Roboh

Sumatera Utara --- Deli Serdang

 

Deliserdang – Aksi unjuk rasa ribuan kader Organisasi Masyarakat Islam Al Washliyah di depan Kantor Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (26/5/2025), berujung ricuh.

Massa yang memprotes keberadaan bangunan SMP Negeri 2 Galang di atas lahan yang diklaim milik Al Washliyah merangsek masuk ke halaman kantor hingga menyebabkan pagar besi depan kantor bupati roboh.

Kericuhan dipicu kekecewaan massa setelah Bupati Deli Serdang, H. Ashari Tambunan, tak kunjung menemui pengunjuk rasa yang telah berorasi hampir satu jam.

Suasana semakin memanas ketika Wakil Bupati Lomlom Suwondo menyampaikan pernyataan kontroversial yang dinilai memprovokasi.

“Deli Serdang adalah kabupaten Nahdliyin,” ujar Lomlom Suwondo dalam orasinya, yang langsung memicu kemarahan massa. Teriakan protes dan lemparan botol air mineral pun tak terhindarkan.

Aparat keamanan gabungan dari Polresta Deli Serdang dan Satpol PP tampak kewalahan menahan desakan massa yang mendesak masuk ke dalam kompleks perkantoran bupati.

Sebelumnya, massa aksi membawa berbagai poster dan spanduk berisi kecaman terhadap Pemkab Deli Serdang, di antaranya bertuliskan “Pak Bupati Jangan Rampas Lahan Al Washliyah” dan “Pemkab Deli Serdang Jangan Merampok Tanah Wakaf.”

Setelah situasi memanas, akhirnya Bupati Ashari Tambunan dan Wakil Bupati Lomlom Suwondo turun tangan menemui massa. Belasan perwakilan Al Washliyah kemudian diajak berdialog di dalam kantor bupati.

Namun, mediasi berakhir buntu alias deadlock tanpa ada kesepakatan yang dicapai.

Tak puas dengan hasil mediasi, para perwakilan demonstran melanjutkan langkah perjuangan mereka dengan mendatangi gedung DPRD Deli Serdang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para legislator.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar kantor bupati telah kondusif. Namun, ketegangan antara Pemkab Deli Serdang dan Al Washliyah terkait status kepemilikan lahan seluas 35.500 meter persegi di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, masih belum menemukan titik temu.

(Nain)

Putih-dan-Cokelat-Minimalis-Selamat-Hari-Raya-Idul-Adha-Poster-20260519-112724-0000 Biru-dan-Kuning-Modern-Strategi-Digital-Marketing-Untuk-Umkm-Presentation-20260521-175307-0000
Baca juga   Sat Samapta Polres Batu Bara Gelar Cooling System untuk Ciptakan Keamanan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *