SUMUT | MATANEWSTV.COM
Belawan, Medan – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Belawan kembali ditunjukkan oleh aparat gabungan TNI-Polri. Pada Jumat malam (9/5/2025), patroli skala besar digelar untuk kedua kalinya, menyasar titik-titik rawan konflik yang selama ini kerap menjadi lokasi tawuran antarkelompok.
Patroli yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB ini melibatkan 81 personel gabungan dari berbagai kesatuan, yakni Lantamal I Belawan, Koramil 09 Belawan, Subdenpom Belawan, Samapta Polda Sumut, Brimob Polda Sumut, Polres Belawan, dan Polsek Belawan.

Menggunakan belasan kendaraan dinas roda dua dan roda empat serta dilengkapi senjata berpeluru karet, tim bergerak menyisir rute-rute yang telah diidentifikasi sebagai rawan konflik.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mako Lantamal I Belawan, sebelum tim menyusuri kawasan seperti Jalan Stasiun, Belawan Lama, Gudang Arang, Simpang Pajak Baru, Komplek TNI-AL Ikan Paus, hingga area Fuel Pertamina Medan Group.

Sekitar pukul 21.10 WIB, patroli dilanjutkan dari Mushola Al Husna, Kampung Benteng Baru, menuju Jembatan Sei Nunang, Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kampung Salam, Jalan Selebes, Simpang PMB, hingga Simpang Pajak Belawan. Konsolidasi kedua dilaksanakan di Posko Pengamanan Tawuran Simpang Kantor Camat Medan Belawan.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan apel kelengkapan di Jalan Stasiun Gang 14. Patroli berjalan aman dan lancar tanpa ditemukannya indikasi konflik ataupun aktivitas mencurigakan.
Komandan Lantamal I Belawan sebagai penggagas kegiatan menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk mencegah tawuran yang berpotensi berkembang menjadi konflik komunal. Selain berdampak pada aspek sosial dan budaya, konflik seperti ini juga dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan secara luas.
Masyarakat menyambut baik langkah ini. Warga mengaku merasa lebih tenang dan nyaman berkat kehadiran aparat di lapangan.
“Kami sangat senang dengan adanya patroli gabungan ini. Situasi jadi lebih tenang dan kondusif,” ujar salah satu warga.
Warga Belawan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga keamanan warganya. Mereka menilai bahwa pendekatan humanis yang dilakukan oleh aparat menjadi kunci terciptanya rasa aman yang berkelanjutan.
______
Nain^

















