IMG-20260629-WA0278

Libur Imlek 2025 : Kabupaten Samosir Padat Wisatawan, Polres Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Imlek 2576

SAMOSIR | | MATANEWSTV.Com

Libur Tahun Baru Imlek 2025 kembali menjadikan Kabupaten Samosir sebagai destinasi favorit wisatawan. Lonjakan pengunjung menyebabkan arus kendaraan yang masuk dan keluar wilayah ini, baik melalui jalur darat maupun penyeberangan Danau Toba, terpantau padat.

Pantauan Lalu Lintas dan Upaya Penguraian Kemacetan

Mengantisipasi tingginya volume kendaraan, Polres Samosir memanfaatkan aplikasi SOT Polri untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time.

Aplikasi SOT Polri

Jika aplikasi mendeteksi titik kepadatan dengan indikator merah, operator segera berkoordinasi dengan personel di lapangan dan Tim Urai guna mengatur arus kendaraan.

Aplikasi ini juga dipantau oleh Polda Sumut dan Mabes Polri untuk memastikan pengelolaan lalu lintas berjalan optimal.

Kasat Lantas Polres Samosir, AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa hingga pada (29/1) pukul 16.00 WIB, jalur darat Tele masih ramai, terutama di sekitar Menara Pandang Tele dan Bukit Sibeabea.

Sementara itu, di wilayah Pangururan, kepadatan kendaraan terjadi di Desa Pardomuan I dan Kelurahan Pasar Pangururan, terutama saat wisatawan menikmati makan siang.

Polres Samosir memprediksi kepadatan lalu lintas akan terus berlangsung hingga Minggu (2/2/2025).

Sebagai langkah antisipasi, rekayasa lalu lintas berupa sistem one way akan diterapkan di titik-titik rawan kemacetan, termasuk Kelurahan Pasar Pangururan, Desa Pardomuan I, dan Jembatan Tano Ponggol mulai pukul 18.00 WIB.

Pelabuhan Feri Penuh, Tiket Online Habis Terjual

Di jalur penyeberangan, lonjakan wisatawan juga terlihat di Pelabuhan Feri Simanindo dan Ambarita, di mana tiket online telah habis terjual.

Kapolsek Simanindo, IPTU Ramadan Siregar, S.H., M.H., melaporkan antrean panjang terjadi di Pelabuhan Feri Tao Toba Tomok menuju Ajibata, yang diperkirakan berlangsung hingga Kamis (30/1) dini hari.

Baca juga   Kapolres Samosir Pimpin Apel Kesiapan Operasi Patuh Toba 2025: Komitmen Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Tertib

Di sisi lain, Kasat Polairud Polres Samosir, AKP Sulaiman Pangaribuan, S.H., menyampaikan bahwa hingga pukul 16.00 WIB, jumlah wisatawan yang menyeberang dari Parapat ke Tomok menggunakan kapal motor pariwisata masih membludak.

Pihaknya mengimbau seluruh nakhoda untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan memastikan semua penumpang mengenakan life jacket demi keselamatan pelayaran.

Penutupan Destinasi Wisata dan Rekayasa Lalu Lintas

Sebagai langkah pengamanan tambahan, Menara Pandang Tele akan ditutup mulai pukul 18.00 WIB karena minimnya penerangan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di beberapa titik strategis guna mengurai kemacetan, terutama di sekitar lokasi pertunjukan Air Menari di Water Front City Pangururan, yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB.

Objek wisata populer lainnya, seperti Pantai Pasir Putih Parbaba dan Jembatan Tano Ponggol, juga masih dipadati wisatawan.

Kasi Humas Polres Samosir, Bripka Vandu P. Marpaung, menegaskan bahwa seluruh personel akan tetap siaga selama libur untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan pengunjung.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan selama libur Imlek 2025, Polres Samosir terus mengoptimalkan pengawasan melalui aplikasi SOT Polri, rekayasa lalu lintas, dan pengamanan jalur air.

Diharapkan langkah-langkah ini dapat menjaga kelancaran transportasi serta keselamatan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir.

Nain^

(Sumber : Humas Polres Samosir).

IMG-20260814-WA0199IMG-20260810-WA0076

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *